CONTENT BLOG INI DICOPY DARI BERBAGAI SUMBER

Jumat, 06 November 2009

Hytmansystem

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Hentikan Menyogok Wanita ( bag II )

image

Selama belasan atau puluhan tahun, tergantung umur Anda sekarang ini, Anda sudah terbiasa ngebayarin wanita ketika sedang nonton atau sekedar jalan, atau suka membelikan mereka hadiah-hadiah yang Anda tahu mereka inginkan.

Anda pasti sering melihat bagaimana hal tersebut dilakukan dalam film atau cerita, bagaimana sang wanita tersentuh dengan kebaikan sang pria dan berpacaran dengannya.

Minggu lalu, karena kebetulan sedang membeli minuman yang sama, saya tidak sengaja menguping tiga orang pria yang berebutan ngebayarin minuman Quickly yang dibeli oleh seorang wanita di grup mereka.

Bukan cuma kita pria yang sudah terhipnotis untuk otomatis mengeluarkan kocek ngebayarin wanita, tapi pola itu juga sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan wanita di mana-mana.

Bulan lalu, beberapa langkah sebelum sampai di ticket box di 21 Plaza Semanggi, wanita yang saya hit di minggu sebelumnya berkata dengan ringan, "Elo bayarin gue, OK?"

Jika si pria tidak pernah memulai janji traktir, then si wanita tidak akan malu-malu menagihnya, tentu dengan bibir yang tersenyum manis.

Mundur beberapa tahun, ketika kuliah dulu, saya memiliki sahabat dekat yang terlihat sangat gaul sekali. Dia rasanya mengenal dan dikenal semua wanita, bukan hanya di fakultas kami saja, tapi juga fakultas lainnya yang letaknya bersebelahan.

Saat itu, sekalipun diam saja dan menyimpan dalam hati, saya merasa penasaran bercampur sedikit kagum dengan kemampuannya untuk menarik wanita-wanita di sekitarnya.

"Apa yang dinilai oleh wanita-wanita dari dia, yang tidak bisa didapatkan dari gue, sehingga dia bisa akrab dengan banyak wanita?" pikir saya setiap kali melihatnya bercengkerama dengan wanita-wanita di kampus.

Tidak perlu observasi yang lama untuk bisa menangkap modus operandinya: pria supplier (penyedia). Teman saya sangat aktif berkenalan dengan wanita baru yang menarik perhatiannya, lalu suatu saat dalam interaksi tersebut dia akan memulai inisiasi untuk ngebayarin atau membelikan sesuatu pada sang wanita.

Tidak heran wanita senang berinteraksi dengannya. Tidak heran dia sering dikelilingi oleh satu dua wanita setiap saatnya. Tidak heran dia selalu disapa oleh wanita-wanita kemanapun dia pergi.

Jadi berdasarkan kasus teman saya dan kejadian lainnya di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa jika ingin melakukan pendekatan pada wanita target yang kita inginkan, atau ingin memperbesar kesempatan bertemu dan menggaet segelintir wanita alternatif lainnya, maka kita harus melakukannya dengan strategi traktiran dan hadiah.

Setiap film, lagu, teman pria dan wanita Anda bukan saja memberikan saran yang serupa, bahkan juga memberikan contoh-contoh keberhasilannya

Jika semua orang yang Anda kenal memberikan konfirmasi, jika hal tersebut sudah menjadi kebiasaan umum yang sudah setua usia peradaban manusia, maka itu pasti modus operandi yang benar, bukan?

Salah!

Hari ini Anda belajar akan belajar tentang sebuah racun mematikan yang menjangkiti hampir semua pria-pria jomblo di dunia.

Dalam e-book 13 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pria, saya mengomentari racun ini adalah cara jitu cepat untuk menyampaikan pada wanita target bahwa Anda tidak memiliki kepribadian yang berkualitas.

Mengapa demikian?

Karena ketika Anda mentraktir, Anda sebenarnya membayar wanita itu untuk kesempatan dan waktu berinteraksi dengannya. Anda terus ngebayarin dan menambahkan intensitas, berharap dengan banyaknya kesempatan interaksi tersebut, dia akan mengenal Anda cukup intim, cukup tersentuh hingga akhirnya ingin menjalani hubungan yang serius dan berkualitas dengan Anda.

Tapi coba jawab ini: jika Anda memang berkualitas dan menyenangkan, apakah Anda perlu sampai membayar orang demi bersenang-senang dan menghabiskan waktu dengan Anda?

Mentraktir sama sekali tidak ada hubungannya dengan Anda bersikap asyik apalagi gentleman. Justru yang terjadi adalah Anda terlihat murahan dan putus asa. Ditambah lagi, jika seseorang terbiasa mentraktir wanita, dia tidak akan melakukannya pada satu wanita target, tapi ke semua wanita yang berada dalam daftar ngarep dan PDKT-nya. Itu yang terjadi dengan sahabat saya di kampus tersebut. Saya yakin Anda pasti juga pernah, jika bukan masih, bermain dengan strategi yang sama.

Saya menyebutnya memberikan kompensasi, Jet menyebutnya dengan menyogok. Apapun sebutannya, hal tersebut tidak akan pernah memberikan hasil seperti yang Anda pikirkan.

Jika Anda beruntung dan persaingan tidak terlalu ketat, Anda mungkin akan bisa dikelilingi dengan wanita-wanita yang menarik. Tapi dari pengalaman Anda, coba ingat baik-baik sampai detik berapa banyak wanita target yang sudah berhasil Anda gol-kan hingga memasuki romance?

Saya berani bertaruh hasilnya NOL KOMA NOL BESAR.

Kalaupun ada, nasib hubungan kalian tidak berumur lama.

Besar pasak daripada tiang, demikian kata pepatah.

Coba tanya kenapa.

Jauh di dalam diri Anda sebenarnya tahu alasannya, tapi Anda tidak menyadarinya jarang sekali mengakses sisi analisa kritis tersebut. Jadi gunakan waktu ini untuk 'memaksa' diri Anda sedikit lebih kritis dari biasanya. Lakukan hal ini demi masa depan Anda sendiri.

Ketika rajin ngebayarin teman wanita yang sedang Anda targetkan, Anda sibuk memenuhi kebutuhan eksternalnya, yaitu materi fisik yang diinginkan oleh manusia pada umumnya, mis. makan-minum, punya barang baru, fasilitas, bersenang-senang, dsb.

Penyakit dari manusia adalah ketika sudah mencapai posisi yang enak dan nyaman, dia akan berusaha mempertahankan hal tersebut sehingga menahan segala keinginan lain yang mungkin bisa merusak kenyamanan tersebut.

Seorang wanita yang sudah mendapatkan segala sesuatu yang dia butuhkan ketika berada pada posisi teman-saja dengan Anda tentu tidak akan berniat untuk meningkatkan hubungan karena mengandung setidaknya dua resiko yang berbahaya:

a. "Jadi temen aja udah enak banget dibayarin kemana-mana, kalo kita jadian and trus entah gimana putus, ilang deh semua fasilitas bginian."

b. "Kalo dia gue jadiin pacar, pasti teman pria-pria suppliers lain yang suka ngebayarin gue bakalan berkurang dong. Gile aje, ngga mungkin dong..."

Catat bahwa kedua hal ini tersebut muncul secara otomatis di alam bawah sadar wanita, terutama mereka yang tergolong wanita inflasi sudah biasa dikelilingi oleh pria-pria supplier dan ngarep.

Jadi sekarang Anda tahu mengapa sejumlah wanita ngarepan Anda selalu menerima saja ketika Anda mengajaknya nonton, makan, ice-skating, atau melakukan aktifitas lainnya dengan biaya yang keluar dari dompet Anda.

Sama sekali bukan karena mereka tertarik dan sedang ingin mengenal Anda, atau memberikan Anda kesempatan untuk mendekatinya.

Tidak, sobat.

Mereka bersedia menghabiskan waktu dengan Anda hanya karena Anda sudah membayarnya untuk melakukan demikian. Jangan coba tanya apakah hal itu benar kepada wanita karena tentu mereka akan menyangkalnya!

"Jalan-jalan, makan-minum, nonton, dan belanja aja udah seru, apalagi kalo ada yang ngebayarin. Kepuasan dobel! Gue cuman perlu nemenin dan jadi temen curhatnya, sambil dengerin jokes nya yang basi dan sedikit pura-pura ketawa. Sejauh logika gue sih ini negosiasi yang bagus."

Anda memang berhasil mendekatinya, bro, tapi lihat sekeliling Anda ada berapa ratus pria lainnya yang mencapai level yang sama dengan melakukan taktik serupa. Jadi jangan harap apa yang sudah Anda lakukan itu bisa dianggap spesial atau membuatnya tergoda untuk memilih Anda dibandingkan segudang pria lainnya!

Anda mungkin komplain, "Ah, tapi kalo emang dia ngga tertarik ama gue, kenapa dia ngga nolak ajakan atau hadiah atau traktiran gue?"

Inilah yang muncul dalam logika wanita ketika Anda terus saja menyiraminya dengan berbagai perhatian, termasuk akses finansial:

"Dia nawarin, ya goblok aja kalo ngga diambil. Kalopun dia ngga nawarin duluan, dia selalu ngasih juga kalo gue minta. Teman baik kayak gitu ngga bakalan gue tinggalin, kecuali dia mulai minta yang macem-macem."

Saya bisa mendengar sebagian kecil pria yang berseloroh, "Ah, wanita target gue tuh anak baek-baek, ngga begitu pola pikirnya. So jauh lebih baik terus jadi supplier dan nunggu aja. Gue percaya komitmen dan kesetiaan akan membuahkan hasil."

Dude, seriously…

… open your eyes!

Atau Anda akan mati di usia muda karena stress dan gagal ginjal!

Sekarang Anda harus belajar mengerti dan menerima fakta bahwa wanita-wanita itu suka bergaul dengan Anda dan menikmati pemberian Anda sama sekali tidak berarti dia tertarik untuk menjadi kekasih Anda.

Saya akan jelaskan lebih lanjut. Tadi saya sempat menyebut tentang kebutuhan eksternal, yaitu hal-hal mengacu pada pemuasan materi fisik. Sekalipun dalam romance terdapat faktor interaksi fisik (sentuhan dan seks), namun bagi wanita hal tersebut tidak tergolong ke dalam materi fisik; bagi mereka hal-hal romance, cinta dan seks masuk ke dalam kebutuhan internal, yakni materi yang berkenaan dengan kepuasan emosi dan jiwa.

Sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa untuk dapat mengalami orgasme yang penuh, seorang wanita harus berani untuk melepaskan kendali atas dirinya, mempercayakan diri sepenuhnya pada si pria dan merelakan dirinya terlihat lemah dan memalukan ketika sang pria membawanya pada titik klimaks yang meledak-ledak.

Itu sebabnya wanita-wanita selalu mencari pria yang memiliki jiwa kepemimpinan dan dominan agar mereka dapat dengan tenang menyerahkan diri mereka dan tenggelam menikmati misteri petualangan romance yang diberikan oleh pria tersebut.

Apakah itu sesuatu yang bisa diberikan oleh pria supplier baik hati yang rajin mentraktir?

Sama sekali tidak.

Kecuali dia memang super tajir, jarang sekali pria supplier memiliki komponen kepemimpinan, dominan, dan petualangan yang memadai.

Yang ada justru pria supplier adalah kumpulan pria baik-baik yang serba membosankan lemah dalam hidupnya dan begitu tidak percaya diri sehingga harus menyogok wanita demi mau bermain dengan mereka.

Wanita yang berkualitas tidak akan tertarik secara romansa dengan pria supplier karena sifat tersebut bukan hal yang menggambarkan imajinasi petualangan cinta yang mendebarkan.

Apakah sekarang Anda mengerti mengapa mereka menerima setiap kali Anda mengajaknya bersenang-senang, tapi ketika mereka ingin bersenang-senang, mereka jarang mengajak Anda dan memilih untuk melakukannya dengan pria-pria lain, bahkan jadian dengan pria yang justru tidak sebaik diri Anda?

Karena Anda tidak merasa  memiliki kualitas cukup menarik yang diinginkan oleh wanita tanpa embel-embel dan imbalan fasilitas.

Karena mentraktir dan memberi hadiah sekeren apapun tidak akan bisa menutupi keminderan Anda akan diri sendiri.

Karena wanita tidak pernah tertarik pada pecundang yang bersedia mengobral kompensasi sebanyak mungkin demi kehadiran seorang wanita untuk melengkapi hidupnya.

Saya harap saat ini saya sudah menyakiti diri Anda cukup parah hingga Anda merasa muak dengan keadaan selama ini dan ingin mengubah pola hidup Anda sekarang juga.

Sekali lagi, setiap kali Anda bersedia mengeluarkan begitu banyak investasi secara finansial ketika mendekati wanita, Anda tidak akan mendapatkan apa-apa selain, "Hey, elo teman gue paling baik dan paling kenal gue, dan kita akan selalu menjadi teman sejati selamanya."

Kalau ternyata Anda berhasil memancing wanita untuk jadian lewat strategi pria supplier, maka umur kalian hanya sejauh (a) seberapa lama sebelum seluruh resource Anda terkuras habis, (b) seberapa lama sampai akhirnya Anda muak karena si wanita tidak benar-benar menginginkan Anda, (c) seberapa lama sebelum wanita Anda menemukan pria lain yang lebih supplier daripada Anda, atau kombinasi ketiganya.

Sobat, menjadi pria supplier yang rajin mentraktir target (baca: memberi kompensasi dan sogokan) bukan strategi yang cerdas, baik dalam usaha pendekatan maupun setelah dalam hubungan.

Dalam setiap workshop Hitman System, saya selalu menekankan peserta untuk bertemu dan menjalani hubungan dengan wanita sebanyak mungkin. Anda bisa bayangkan betapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk aktifitas itu jika mereka masih memakai paradigma pria supplier.

Itu sebabnya kami mengajarkan pada mereka bagaimana caranya menciptakan karakter yang kuat semenjak awal interaksi bahwa Anda tidak bisa dianggap sebagai pria desperate yang bersedia mengeluarkan uang demi mendekati wanita, bahkan mampu menolak ketika sang wanita meminta tanpa membuatnya merasa keberatan atau membatalkan acara.

Saya tidak bisa membagikan tehniknya dalam artikel ini, sekalipun Anda bisa menerka-nerka sendiri sejumlah strateginya jika membaca artikel dan Q&A yang tersedia di website www.hitmansystem.com .

Jika Anda selama ini selalu jadi bulan-bulanan nasib, kewalahan harus ngebayarin wanita tanpa pernah melihat hasil yang Anda inginkan, lebih baik Anda menabung semua pengeluaran tersebut untuk mengikuti Hitman System Exclusive Workshop di bulan yang bersangkutan.

Investasi yang Anda berikan untuk mengembangkan diri Anda tersebut akan membuahkan nilai yang berlipat ganda dibandingkan jika Anda pakai untuk menyumbang pulsa, mentraktir J.Co, atau membelikan kalung-gelang dan boneka pada wanita yang Anda incar.

Lalu kelanjutan pengalaman saya di awal artikel ini, apa yang saya jawab pada wanita yang meminta saya mentraktirnya nonton di Plaza Semanggi?

Saya tidak menjawab apa-apa.

Ketika langkah kami tiba di depan loket 21, saya langsung menyebutkan film yang ingin ditonton berikut dua posisi tempat duduk, lalu berbalik menatap mata sang wanita dengan santai.

Tiga detik kemudian terdengar suara, "Terima kasih,  selamat menonton," dari penjaga ticketbox.

"Good girl," jawab saya sambil menepuk kepala wanita target tersebut, berjalan ke arah pintu studio, meninggalkannya yang sibuk membereskan uang kembalian dan memasukkan dompet ke dalam tas lengannya.

Film dimulai.
Artikel selesai.

Sahabat Anda,
Lex

ps. Ini adalah bagian kedua, pastikan Anda sudah membaca artikel awal di sini.



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Apa Yang Akan Terjadi Bila Anda Terlalu Baik?

image
Saya yakin kalau Anda terbiasa mengandalkan sikap dan kepribadian yang jujur, setia, baik hati, perhatian, tidak berani menyakiti, selalu ada untuk dia, sering traktir, sering telpon atau SMS untuk menanyakan kabar tentangnya dan sebagainya.

Saya yakin juga kalau Anda pasti berpikir bahwa hal-hal tersebut akan bisa membuat luluh hati wanita yang Anda dambakan karena Anda yakin terlihat sangat luar biasa dengan demonstrasi sikap baik tersebut.

Well, if you have those kinds of personalities inside your mind, then I want to congaratulate for you a lot of failures in getting romantic connection with women.

Saya berani jamin jawaban yang anda dapat akan bervariasi seputar, "Aduh, kita temenan aja ya," "Gua takut kalo nanti kita pacaran lalu kita putus kita gak bisa jadi temen lagi," "Elo udah akrab banget, gue anggap kayak kakak sendiri," "Maaf yach, slama ini gua gak ada perasaan apa-apa sama loe."

Intinya satu, dia hanya menginginkan Anda sebatas teman baik saja.

Dan itu seharusnya tidak mengejutkan karena Anda sendirilah yang memaksanya untuk merasa demikian lewat sikap Anda yang terlalu murah dan baik padanya.

Pelajaran hari ini adalah Anda tidak dapat memenangkan hati wanita dengan cara menjadi pria yang sok tulus, baik dan perhatian, atau istilah pendeknya, Nice Guy.

Coba lihat di luar sana, berapa banyak pria yang tidak bergaya Nice Guy seperti di atas, tapi bisa mendapatkan wanita yang diinginkan, atau bahkan sering bergonta-ganti. Seberapa sering Anda melihat sahabat yang selalu jadi biang masalah justru menjadi magnet bagi wanita-wanita di sekeliling mereka?

Di artikel singkat ini, saya bukannya mau mengajak Anda menjadi berandalan muda dan mengubah penampilan seperti preman pasar yang berbadan penuh tato disertai tingkah laku mereka yang kasar.

Anda tidak perlu mendadak bersandangkan pakaian yang penuh dengan rantai serta jeans, atau celana penuh dengan sobekan bak seorang pengemudi sepeda motor yang baru jatuh dari kendaraannya.

Yang saya ingin sampaikan adalah Anda akan terperangkap menjadi Teman Baik sang wanita jika Anda terus melakukan sikap-sikap yang saya sebutkan di atas.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Sounds a little bit nonsense, tapi seorang pakar psikolog terkenal mengatakan, "Berilah ketidakpastian untuk mendapatkan kepastian."

Manusia cenderung baru merasa sesuatu berharga ketika mereka sudah kehilangannya. Ketika Anda berusaha menjadi seorang Nice Guy terhadap wanita yang Anda sukai, maka Anda telah memberi kepastian kepada bahwa Anda sangat tertarik dengannya. Anda terlihat rela melakukan apa saja demi hatinya senang dan bersedia menerima Anda sebagai kekasihnya.

Anda telah membuat sebuah garis lurus yang dapat dibaca dengan mudah arahnya oleh sang wanita. Anda telah membuat dia tidak merasa penasaran dengan keajaiban dunia Anda karena Anda terus hadir dalam hidupnya kapan saja dia minta.

Oleh sebab itu, Anda tidak perlu heran mengapa wanita yang selama ini Anda dekati tiba-tiba saja bisa tertarik dan pacaran dengan pria yang Anda tahu jarang menghabiskan waktu dengan wanita target Anda. Saat itu terjadi, Anda biasanya akan berpikir, "Kok bisa sich? Dia jadian sama cowo yang jarang keliatan, bahkan gak pernah ngebantuin dia? Yang jarang telpon nanyain kabar, ngga care and kenal luar-dalam kaya gue?"

Setelah itu, masih disusul lagi dengan pertanyaan-pertanyaan pilu yang semakin memperparah keadaaan Anda, "Apa sih kekurangan gue sama dia? Dia butuh ini gue kasi, dia butuh itu gue kasi, dia minta itu gue beliin…"

Saya bisa merasakan luka goresan yang ada di hati Anda, sobat. Saya, rekan-rekan alumni HS, dan para instruktur juga pernah mengalaminya.

Solusinya cukup jelas, yaitu menghindari gaya Nice Guy dan perlakuan spesial seperti yang sudah dijelaskan di atas. Janganlah Anda ragu untuk menolak jikalau dia meminta bantuan di saat Anda sedang sibuk.

Sebagai penutup, saya akan mengutip sebuah lagu sudah sangat tidak asing. Coba baca tanpa nada bernyanyi, Anda akan belajar sesuatu darinya.

Aku punya TEMAN, TEMAN SEPERMAINAN
KEMANA ada DIA selalu ada AKU

DIA anak MANIS dan juga BAIK HATI
DIA S'LALU ada WAKTU untuk MEMBANTUKU

Namun aku BINGUNG ketika dia BILANG CINTA
Dan dia juga katakan tuk ingin jadi KEKASIHKU

CUKUPLAH saja BERTEMAN denganku
JANGANLAH kau meminta LEBIH
Ku TAK MUNGKIN MENCINTAIMU kita BERTEMAN saja
TEMAN tapi MESRA

Aku memang SUKA pada dirimu NAMUN aku ADA yang PUNYA
LEBIH BAIK kita BERTEMAN kita BERTEMAN SAJA
TEMAN tapi MESRA


Well, sebenarnya jadi TTM tidak terlalu buruk, but berapa banyak sih pria yang bahkan bisa sampai ke tahap itu?

Paling juga terperangkap jadi Teman Tapi Ngarep... ;)


Sahabat Anda,
Maximus Petricious



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Apakah Hidupmu Menantang?

image
Saya baru saja mengakhiri pembicaraan dengan salah seorang Crew Hitman System di telepon. Ia mengatakan dua orang peserta untuk HSEW minggu ini mengundurkan diri.

Alasan pengunduran diri mereka adalah karena adanya urusan keluarga dan kantor. Padahal sehari sebelumnya mereka dengan bersemangat memberikan konfirmasi kedatangan untuk workshop nanti.

Saya hanya bisa tertawa mendengar alasan tersebut. Pria yang membatalkan secara mendadak tersebut tidak jauh berbeda seperti beberapa cowok lainnya yang tiba-tiba memutuskan untuk membatalkan workshop bersama kami secara tiba-tiba dan dengan alasan yang benar-benar absurd alias basi.

Setidaknya ada dua alasan yang saya pikir bisa menyebabkan seseorang merubah keputusannya. Yang pertama mungkin saja memang ada acara keluarga mendadak, atau ada tugas dari kantor. Dan yang kedua, mereka terlalu takut untuk mengambil keputusan, atau terlalu ragu dalam mengambil tindakan.

Dari dua alasan tersebut saya dapat memaklumi bila memang alasan yang pertama memang benar-benar nyata, tapi sayangnya kita semua tahu kalau alasan yang pertama tersebut kebanyakan hanya alasan yang dibuat-buat karena rasa takut yang mendadak menghantamnya, "Astaga, berarti gue harus siap menghadapi perubahan yang besar!"

Jika cowok-cowok yang disebutkan oleh crew kami itu membatalkan karena alasan kedua, saya hanya bisa bersedih. Ia telah mengambil kursi yang seharusnya diduduki oleh peserta lain yang benar-benar serius dan memang ingin mengikuti workshop

Lalu ia bukan saja melewatkan sebuah kesempatan yang langka, terpilih dari sekian banyak email yang ingin ikut ambil bagian dalam HSEW, tapi dia juga telah mengecewakan Saya, Lex dan Kei yang menaruh harapan besar pada dirinya untuk dapat berubah, untuk dapat mengambil keputusan.

Ah sudahlah, ia mengingatkan saya kepada salah seorang peserta juga yang tiba-tiba menghilang satu hari sebelum HSMS kemarin. Pria yang juga sebelumnya dengan sangat-sangat bersemangat bercerita kalau dia ingin ikut merasakan perubahan lewat seminar, bahkan memberi konfirmasi lebih dari tiga kali. Di detik-detik terakhir pun sampai berani berbohong berpura-pura akan datang sekalipun kami diam-diam sudah mencoretnya dari daftar peserta. Sampai kini ia menghilang seperti pengecut, tidak pernah memberikan alasan ataupun meminta maaf, menyia-nyiakan satu kursi yang seharusnya bisa diduduki oleh cowok lain juga.

Kei beberapa bulan yang lalu pernah menulis tentang Apakah hidupmu menarik, jadi anggap saja artikel kali ini adalah bagian keduanya. Salah satu point yang dia tekankan adalah keluar dari zona kenyamanan mu dan hadapi tantangan.

Lex beberapa waktu lalu juga mengatakan demikian dan bahkan ia membagikan beberapa tips kecil dalam memperbaiki kepercayaan diri para cowok dengan menyapa setiap orang di jalan atau di kantor, atau dengan kata lain meningkatkan kepercayaan dirimu, dalam artikel Ready, Get Set, Go! Sulit memang tetapi itu akan membantu mu untuk keluar dari kursi kantormu yang nyaman, atau ranjangmu yang empuk untuk mendapatkan tantangan baru yang akan membuat hidupmu menarik.

Seorang peserta workshop pernah bertanya pada kami, "Bagaimana sih caranya bikin hidup gw gak sucks kayak sekarang ini?" Biasanya kami menyarankan beberapa hal, seperti memiliki komunitas baru, hobby baru, lingkungan baru, dan banyak hal lainnya yang terlalu panjang untuk diceritakan dalam email.

Tapi hari ini saya akan membagikan kepada kamu sedikit materi workshop tentang pertanyaan tersebut, sekaligus membuat kedua cowok yang tiba-tiba membatalkan kursinya di workshop minggu ini menyesal telah kehilangan kesempatan besar.

Salah satu cara untuk membuat hidupmu lebih menarik adalah dengan selalu menjawab, "IYA!" Atau dengan selalu mengambil keputusan yang lebih sulit, lebih seru, atau lebih menantang.

Seandainya kamu dihadapkan dengan pertanyaan, "Clubbing atau tidak malam ini?" langsung beri jawaban, "Clubbing!"

Kalau ada yang mengajakmu untuk mencoba rafting minggu ini, langsung jawab, "Ikut!"

Jika seorang teman lama yang tidak pernah akrab denganmu sebelumnya tiba-tiba menelpon mengajakmu nongkrong bareng di weekend ini, padahal kamu berencana untuk menghabiskan waktu seharian di kantor, langsung jawab, "So pasti!"

Kenapa saya mendorongmu seperti itu?

Sering kali saat kita dihadapkan dalam dua keputusan, Ikut atau TidakIkut, Pergi atau Tidak, kita lebih sering memilih yang lebih nyaman.

Mungkin faktor psikologi dimana kita merasa lebih nyaman di tempat yang sudah kita kenal atau dalam situasi yang dapat kita kendalikan. Dalam kantor misalnya, kita lebih sering memilih diam saat bos memberi kita tugas, kita memilih ke wc saat bos sedang mendelegasikan sebuah tugas baru.

Kenapa? Karena kamu tidak tahu apa yang akan terjadi saat kamu mengambil tugas tersebut!

Kamu takut akan konsekwensinya, kamu takut kamu gagal dan berakibat dipecat, dan mungkin kamu merasa malas mengambil tantangan baru tersebut.

"Ah buat apa cape-cape ngerjain tugas baru, mendingan diem aja, main internet, chatting, daripada tugas baru harus keringetan, lembur-lembur dan susah."

Ya kita manusia memang paling gampang mengambil keputusan yang membuat diri kita sendiri nyaman dan aman.

Dan kita memang jenius dalam hal menciptakan banyak ilusi seperti, dipecat, diomelin bos, jatuh saat rafting, teler saat pergi dugem, atau ditampar cewek saat diajak bicara. Saya pernah membahas tentang ilusi dalam artikel Mengapa kamu takut mendekati cewek?, baca lagi sekarang supaya ingatanmu segar.

Tapi tanpa kita sadari, kita juga melewatkan banyak kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa terjadi apabila kita menerima tantangan baru.

Mungkin saja, setelah menunaikan tugas dari bos ia akan memberikan applause pada dirimu dan menaikkan posisimu. Mungkin ia akan menyerahkan lebih banyak tugas, lebih banyak tanggung jawab yang juga berarti kesempatan untuk naik posisi lebih terbuka.

Bayangkan bila kamu kemarin ini menolak ajakan teman kantormu, atau kuliahmu untuk bermain paint ball atau rafting. Ya mungkin kamu akan jalan-jalan ke mall atau berdiam diri di rumah sepanjang sabtu seperti yang biasanya kamu lakukan, hey nothing bad happen, rite?

Tapi bayangkan juga bila ternyata kamu mengatakan YA atas ajakan temanmu, dan mengalami hari yang menakjubkan?

Kamu bisa jatuh ke air dan berenang ke perahu dibawah terjangan arus yang mengerikan dan juga menantang, kamu bisa berlari-lari menyusuri hutan menghindari tembakan teman kamu saat bermain paint ball. Kamu bisa menemui banyak teman baru, cewek baru, dan segudang pengalaman yang jelas lebih menyenangkan dibandingkan pergi ke mall atau kafe yang bisa kamu lakukan setiap hari.

Ada begitu banyak hasil yang lebih positif dari pilihan yang selama ini kamu lewati. Saat kamu mengatakan YA, apa sih hal yang terburuk yang bisa menimpamu?

Memang selalu ada kemungkinan kalau pergi rafting, atau paint ball atau dugem atau semua aktifitas lainnya yang lebih menantang itu itu berakhir dengan tidak menyenangkan.

Tetapi paling tidak kamu sudah mencobanya! Kamu jadi tidak perlu lagi bermimpi dan menduga-duga keasikan apa yang akan terjadi bila kamu mengatakan YA.

Dan apabila kamu memang mengatakan YA dan keluar dari goamu, kamu bisa saja mengalami hari-hari yang menarik dan pada akhirnya kamu senang sudah bisa mengambil keputusan yang bisa merubah hidupmu jadi jauh lebih menarik.

Jadi mulai sekarang, saat kamu dihadapi dua pilihan.

Yang satu kembali ke zona nyaman mu, dan yang satu lagi menuju sebuah lembah yang kamu tidak tahu isinya.

Apa pilihanmu?

Take YES for your answer!

Dan saya jamin kamu mungkin akan mengalami hari yang luar biasa!

Apa yang baru saja saya bagikan di atas hanyalah bagian kecil dari materi P+ yang biasa kami ajarkan dalam setiap HSEW.

Bukan karena saya, Kei dan Lex pelit, tetapi karena kami ingin kamu mengambil keputusan untuk melakukan sesuatu bukan sekedar duduk dan disuapi oleh kami. Jika kamu memang ingin bagian-bagian utuh dari konsep dan teknik Hitman System, ambil keputusan sekarang juga untuk membuat hidupmu jauh lebih menarik!

Ah, sepertinya saya sudah menulis terlalu panjang . Saya bahkan bisa merasakan hela nafas lega dari para alumni HSEW bahwa saya tidak membagikan materi secara gratis terlalu banyak.

So guys, buatlah kehidupanmu lebih menarik, sekarang.

Itu adalah perintah.

Sahabatmu,
Jet



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Apakah Anda Berani?

image
Ada banyak faktor penting yang menentukan saat seseorang memutuskan untuk belajar sesuatu, misalnya paksaan, persaingan, dan ambisi pribadi.

Tetapi ada satu faktor yang menurut saya paling penting karena sering kali dilupakan orang, yakni faktor "Ya saya tidak tahu apa-apa, jadi saya ingin belajar!"

Saya akan bercerita sedikit tentang faktor tersebut belakangan.

Ketika terpaksa memundurkan waktu HSMS hingga tanggal 8 September, kami memutuskan untuk membuat acara pre-seminar untuk mengisi kekosongan.

Dalam setiap workshop, kami selalu menghabiskan sekitar 1-2 jam untuk mengenal lebih jauh setiap peserta. Latar belakang mereka, pandangan mereka tentang romance, kisah sedih mereka, kisah perjuangan mereka. Kami menyebutnya sesi Tell Your Stories, Lex menyebutnya sesi Isak Tangis.

Sesi yang selalu kami tunggu-tunggu karena selain mengakrabkan diri dengan peserta, kami bisa mengenang kembali semua pengalaman mereka seperti yang kami alami dulu.

Sayangnya, sesi inilah yang tidak akan ada dalam Seminar.

Kami tidak bisa membuang 1-2 jam hanya untuk curhat-curhatan. Personalisasi setiap peserta yang biasa kita lakukan di HSEW sulit untuk dikerjakan di HSMS. Itu sebabnya pre-seminar meetup kemarin berfungsi untuk menggantikan sesi tersebut.

Saat peserta sudah terkumpul hampir 10 orang, saya dan Kei memutuskan untuk memulai acara. Kei mengatakan saatnya mereka untuk membuka diri dan bercerita tentang diri mereka dan dan cerita demi cerita mulai mengalir dengan deras.

Seorang peserta mengatakan dirinya mengalami perubahan drastis dari yang tadinya hanya membaca artikel, bahkan sampai berhasil mengubah fashionnya. Teman-temannya semua mengejek dia, tetapi dia berhasil mengumpulkan cukup banyak teman wanita yang mulai semakin terbuka dan senang bersama-sama dengannya ketika hangout. Sesuatu yang tidak mungkin terjadi kalau ia tidak membaca dan mengubah gayanya tersebut.

Peserta yang lainnya mengejutkan kami bertiga. Rain menyatakan kalau ia pernah sampai memberikan BERLIAN seharga 1.5 juta untuk wanita incarannya.

Saat itu saya rasa mulut saya mengangga sangat lebar tidak percaya.

Rain mengatakan kalau ia merasa ditampar saat membaca artikel Hentikan Menyogok Wanita, bagian pertama dan kedua. Ketika semua peserta telah menceritakan tentang kisahnya, Lex membuka sesi tanya jawab.

Dan satu peserta menanyakan sesuatu yang menjadi alasan kenapa saya menulis paragraf di atas.

"Gue saat ini, saat sedang duduk disini, detik ini juga merasa sangat loser! Gw ngerasa down banget, bego banget sampai gue gak tau apa-apa tentang romance. Gue perlu kata-kata semangat dari lo bertiga supaya gue tau kalau gue bukan cowo loser and supaya gue gak nyesel udah daftar Seminar.. " ucapnya sambil sedikit berkaca-kaca.

Saya tersentak saat mendengar pernyataan itu. Pernyataan desperate yang biasanya tidak berani orang katakan.

Saya menjawab duluan,

"Man, gak ada yang loser dari seorang yang memutuskan untuk belajar. Kalau lo bilang kayak gitu loser then kita semua adalah loser. Kita pernah gak bisa membaca saat kita balita, maka kita masuk ke TK dan SD supaya bisa membaca. Apakah itu loser? NO! Itu adalah belajar."

Lalu kenapa belajar romance itu loser?

Salah satu faktor utama adalah LINGKUNGAN.

Sebagai pria kita dianggap harus mengerti tentang romansa. Dan saat seorang pria yang desperate memutuskan untuk belajar tentang romance dari orang lain, pria tersebut akan dicap LOSER!

That is sick.

Kei menambahkan, "Bro, gue gak bisa ngomong banyak, but here I promise you. Sabtu depan saat HSMS udah selesai, gw yakin elo akan ketawa inget apa yang lo ucapin sekarang."

Kemudian Lex juga menambahkan, "Saat elo mengetik dan memencet tombol send email ke kita untuk ikutan HSMS, detik itu juga elo jadi pria paling berani MENGAMBIL AKSI di antara temen-temen elo!"

Seseorang yang berani mengakui kalau ia tidak tahu apa-apa tentang sesuatu adalah seseorang yang sangat patut dikagumi.

Orang tersebut berani bertarung melawan dirinya sendiri untuk mengatakan kalau ia tidak mampu. Berani menghajar realita palsu yang ada di kepalanya dan memutuskan untuk bergerak sendiri. Berani berpikir di luar kotak.

Mereka yang berani mengakui ketidaktahuannya adalah mereka yang telah menyelami dirinya lebih dalam dari siapapun. Mereka adalah orang-orang yang nantinya akan jauh lebih cepat untuk belajar dan berhasil. Orang-orang yang telah mengalahkan dirinya sendiri adalah pemenang!

Saya, Lex dan Kei jauh lebih salut dengan pria-pria yang berani mengakui kalau dirinya tidak tahu apa-apa dan bertanya, dibandingkan dengan pria-pria yang sok tahu dan menghina mereka yang tidak tahu apa-apa.

Setelah kami bertiga menjawab, salah satu alumni yang ada ditempat itu memutuskan untuk ikut berbicara.

Kis adalah salah satu alumni HSEW yang mengalami perubahan total, mulai dari style fashion hingga body languange.

"Gak ada yang bisa gue sesali setelah ikutan HSEW. Gue saat itu juga sama ngerasa losernya kayak elo sekarang. But now, gw bisa ngakak kalau inget gw yang dulu. But yeah kalau dipikir-pikir ada satu hal yang memang gw sesali setelah ikutan HSEW ..."

Kis terdiam beberapa saat lalu melanjutkan, "Gue nyesel kenapa gak dari dulu gue tau tentang ini. Gue nyesel kenapa gak dari dulu gue belajar jadi COWOK!"

A simple statement with a great power.

Hitman System Mega Seminar 2007 akan berlangsung dalam hitungan hari. Saya, Lex dan Kei dan Crew saat ini sedang tegang dan antusias menyambut hari Sabtu gemilang tersebut. Antusias untuk bertemu dengan pria-pria pemberani yang telah mengalahkan dirinya sendiri demi memulai kehidupan yang baru.

From Lossy to Glossy.

Are you brave enough?

Sahabat Anda,
Jet Veetlev



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Handling Fear of Rejection

image
I'm in the mood for writing in English, so grab some finger food, cold drinks, and a dictionary to ease your way in today's lesson.

Everyday I meet with countless and countless people who says that they are desperate enough for some romance, but couldn't get their feet just about one meter away from their dream girl. Some of those people are strangers I talk to and encounter in the bus or the waiting room, some are my close friends.

Many years ago, I was once one of them too.

Being such a lossy guy, at that time I couldn't understand why was it so hard for me to initiate relationship with girls of my type. Let alone having romance, just walking up to them seems much more difficult than giving impromptu presentation to a room full of CEOs.

If you're like me, by now you would already have consulted several self-help materials in search for solutions. It really surprises me that no definite answer is available on such crucial topic. The more I read those books, the more I find that most intellectuals and scholars out there are either clueless or don't have any real-life non-theoritical approach to the question.

But years of pondering and endless discussions with my friends finally bring me to a good solid reason why such thing happens.

It all roots in these two things: rejection and our fear of it.

Let's talk about the rejection first. In every act of communication or interaction, there is always a possibility of one party to get turned down or rejected by the other. And when that happens, our mind with its highly complicated wires and system will try to extract meanings out of it.

Extracting meanings is something our brain is built for. It functions to provide us a logical cause and effect explanation. However, for most people, their brains are habituated to go even further: taking things personally.

For such people, getting a simple 'Sorry, but I'm busy,' hand gesture from a girl would trigger them to think, "See? She's so out of my league, I shouldn't have come and humiliate myself like this. I'm so stupid, I can't believe I did this. Of course she wouldn't want to talk to skinny guy like me, what in the world I was thinking…"

Clap your hands twice if you can see yourself in the picture above.

Listen to this: if you are always that unsympathetic and ruthless to yourself each time you get rejected, no wonder you don't have the power next time you find an attractive girl you like.

Your own brain is jamming your own body. You shouldn't let your past experience define your future. Stop taking things personally. And that's a golden rule especially when dealing with women.

Remember that for every rejection you get, at least 50 percent it comes from her own emotional state. She could be just having a bad hair day, or got broken from her long term relationship, etc that she couldn't contain herself for a good friendly conversation.

If you really think about it, you'll understand that rejection is never truly about you. Today, years after this hit my head in the first time, I recognize that most girls who reject, look tough and bitchy are usually the ones who are so insecure about themselves.

Rarely it was because of my approach to them.

RARELY it was because of you!

This is only half of the answers, but you can't help to notice that you are starting to feel enlightened and powerful, can you?

The second thing is that you should know that fear of rejection is a sign that your defense mechanism is still functioning well. It's there to remind you that despite approaching the girl might be a risky business, but your mind will always be able to protect yourself should things gone wrong.

Fear of rejection is simply the alarm signal, letting you know that you're entering a 'battle mode.' There are two things you can do when it buzzes. First, you hold, waiting for a good time. Or second, you march on forward instantly. Most guys do the foremost with intention to build enough confidence and bag of tricks for the approach.

Unfortunately, that's a wrong move.

When an alarm sets off, you are not supposed to wait and analyze things. It's already too late for that! Not only it is the worst time for getting in touch with your creative side, but you also won't be able to come up with anything good due to the wailing noise inside of your head.

When fear of rejection creeps into your mind, it rings for an IMMEDIATE ACTION! Set aside your logical mind, put your intuition on the driver's seat, and use that alerted emotional state as a new-found power to approach the girls.

I'll always be wondering why I never found such advice in most modern self-help books these days.

Fear has both the power to cripple and to motivate. Fortunately, you can choose which function you want fear to do for you. Utilize the fear sensation to your own advantage so that you grow terribly afraid…

… afraid of missing out an adventure.

I believe understanding the two keys above is the fundamentally important in ending anyone's desperate fear of rejection. The transformation from a lossy chump to a glossy guy can happen at any moment now, but only if you're willing to do something about it.

So stop reading other materials on this subject and start doing some action with your life.


Glossy for life,
Lex dePraxis



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Hentikan Menyogok Wanita ( bag II )

image

Selama belasan atau puluhan tahun, tergantung umur Anda sekarang ini, Anda sudah terbiasa ngebayarin wanita ketika sedang nonton atau sekedar jalan, atau suka membelikan mereka hadiah-hadiah yang Anda tahu mereka inginkan.

Anda pasti sering melihat bagaimana hal tersebut dilakukan dalam film atau cerita, bagaimana sang wanita tersentuh dengan kebaikan sang pria dan berpacaran dengannya.

Minggu lalu, karena kebetulan sedang membeli minuman yang sama, saya tidak sengaja menguping tiga orang pria yang berebutan ngebayarin minuman Quickly yang dibeli oleh seorang wanita di grup mereka.

Bukan cuma kita pria yang sudah terhipnotis untuk otomatis mengeluarkan kocek ngebayarin wanita, tapi pola itu juga sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan wanita di mana-mana.

Bulan lalu, beberapa langkah sebelum sampai di ticket box di 21 Plaza Semanggi, wanita yang saya hit di minggu sebelumnya berkata dengan ringan, "Elo bayarin gue, OK?"

Jika si pria tidak pernah memulai janji traktir, then si wanita tidak akan malu-malu menagihnya, tentu dengan bibir yang tersenyum manis.

Mundur beberapa tahun, ketika kuliah dulu, saya memiliki sahabat dekat yang terlihat sangat gaul sekali. Dia rasanya mengenal dan dikenal semua wanita, bukan hanya di fakultas kami saja, tapi juga fakultas lainnya yang letaknya bersebelahan.

Saat itu, sekalipun diam saja dan menyimpan dalam hati, saya merasa penasaran bercampur sedikit kagum dengan kemampuannya untuk menarik wanita-wanita di sekitarnya.

"Apa yang dinilai oleh wanita-wanita dari dia, yang tidak bisa didapatkan dari gue, sehingga dia bisa akrab dengan banyak wanita?" pikir saya setiap kali melihatnya bercengkerama dengan wanita-wanita di kampus.

Tidak perlu observasi yang lama untuk bisa menangkap modus operandinya: pria supplier (penyedia). Teman saya sangat aktif berkenalan dengan wanita baru yang menarik perhatiannya, lalu suatu saat dalam interaksi tersebut dia akan memulai inisiasi untuk ngebayarin atau membelikan sesuatu pada sang wanita.

Tidak heran wanita senang berinteraksi dengannya. Tidak heran dia sering dikelilingi oleh satu dua wanita setiap saatnya. Tidak heran dia selalu disapa oleh wanita-wanita kemanapun dia pergi.

Jadi berdasarkan kasus teman saya dan kejadian lainnya di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa jika ingin melakukan pendekatan pada wanita target yang kita inginkan, atau ingin memperbesar kesempatan bertemu dan menggaet segelintir wanita alternatif lainnya, maka kita harus melakukannya dengan strategi traktiran dan hadiah.

Setiap film, lagu, teman pria dan wanita Anda bukan saja memberikan saran yang serupa, bahkan juga memberikan contoh-contoh keberhasilannya

Jika semua orang yang Anda kenal memberikan konfirmasi, jika hal tersebut sudah menjadi kebiasaan umum yang sudah setua usia peradaban manusia, maka itu pasti modus operandi yang benar, bukan?

Salah!

Hari ini Anda belajar akan belajar tentang sebuah racun mematikan yang menjangkiti hampir semua pria-pria jomblo di dunia.

Dalam e-book 13 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pria, saya mengomentari racun ini adalah cara jitu cepat untuk menyampaikan pada wanita target bahwa Anda tidak memiliki kepribadian yang berkualitas.

Mengapa demikian?

Karena ketika Anda mentraktir, Anda sebenarnya membayar wanita itu untuk kesempatan dan waktu berinteraksi dengannya. Anda terus ngebayarin dan menambahkan intensitas, berharap dengan banyaknya kesempatan interaksi tersebut, dia akan mengenal Anda cukup intim, cukup tersentuh hingga akhirnya ingin menjalani hubungan yang serius dan berkualitas dengan Anda.

Tapi coba jawab ini: jika Anda memang berkualitas dan menyenangkan, apakah Anda perlu sampai membayar orang demi bersenang-senang dan menghabiskan waktu dengan Anda?

Mentraktir sama sekali tidak ada hubungannya dengan Anda bersikap asyik apalagi gentleman. Justru yang terjadi adalah Anda terlihat murahan dan putus asa. Ditambah lagi, jika seseorang terbiasa mentraktir wanita, dia tidak akan melakukannya pada satu wanita target, tapi ke semua wanita yang berada dalam daftar ngarep dan PDKT-nya. Itu yang terjadi dengan sahabat saya di kampus tersebut. Saya yakin Anda pasti juga pernah, jika bukan masih, bermain dengan strategi yang sama.

Saya menyebutnya memberikan kompensasi, Jet menyebutnya dengan menyogok. Apapun sebutannya, hal tersebut tidak akan pernah memberikan hasil seperti yang Anda pikirkan.

Jika Anda beruntung dan persaingan tidak terlalu ketat, Anda mungkin akan bisa dikelilingi dengan wanita-wanita yang menarik. Tapi dari pengalaman Anda, coba ingat baik-baik sampai detik berapa banyak wanita target yang sudah berhasil Anda gol-kan hingga memasuki romance?

Saya berani bertaruh hasilnya NOL KOMA NOL BESAR.

Kalaupun ada, nasib hubungan kalian tidak berumur lama.

Besar pasak daripada tiang, demikian kata pepatah.

Coba tanya kenapa.

Jauh di dalam diri Anda sebenarnya tahu alasannya, tapi Anda tidak menyadarinya jarang sekali mengakses sisi analisa kritis tersebut. Jadi gunakan waktu ini untuk 'memaksa' diri Anda sedikit lebih kritis dari biasanya. Lakukan hal ini demi masa depan Anda sendiri.

Ketika rajin ngebayarin teman wanita yang sedang Anda targetkan, Anda sibuk memenuhi kebutuhan eksternalnya, yaitu materi fisik yang diinginkan oleh manusia pada umumnya, mis. makan-minum, punya barang baru, fasilitas, bersenang-senang, dsb.

Penyakit dari manusia adalah ketika sudah mencapai posisi yang enak dan nyaman, dia akan berusaha mempertahankan hal tersebut sehingga menahan segala keinginan lain yang mungkin bisa merusak kenyamanan tersebut.

Seorang wanita yang sudah mendapatkan segala sesuatu yang dia butuhkan ketika berada pada posisi teman-saja dengan Anda tentu tidak akan berniat untuk meningkatkan hubungan karena mengandung setidaknya dua resiko yang berbahaya:

a. "Jadi temen aja udah enak banget dibayarin kemana-mana, kalo kita jadian and trus entah gimana putus, ilang deh semua fasilitas bginian."

b. "Kalo dia gue jadiin pacar, pasti teman pria-pria suppliers lain yang suka ngebayarin gue bakalan berkurang dong. Gile aje, ngga mungkin dong..."

Catat bahwa kedua hal ini tersebut muncul secara otomatis di alam bawah sadar wanita, terutama mereka yang tergolong wanita inflasi sudah biasa dikelilingi oleh pria-pria supplier dan ngarep.

Jadi sekarang Anda tahu mengapa sejumlah wanita ngarepan Anda selalu menerima saja ketika Anda mengajaknya nonton, makan, ice-skating, atau melakukan aktifitas lainnya dengan biaya yang keluar dari dompet Anda.

Sama sekali bukan karena mereka tertarik dan sedang ingin mengenal Anda, atau memberikan Anda kesempatan untuk mendekatinya.

Tidak, sobat.

Mereka bersedia menghabiskan waktu dengan Anda hanya karena Anda sudah membayarnya untuk melakukan demikian. Jangan coba tanya apakah hal itu benar kepada wanita karena tentu mereka akan menyangkalnya!

"Jalan-jalan, makan-minum, nonton, dan belanja aja udah seru, apalagi kalo ada yang ngebayarin. Kepuasan dobel! Gue cuman perlu nemenin dan jadi temen curhatnya, sambil dengerin jokes nya yang basi dan sedikit pura-pura ketawa. Sejauh logika gue sih ini negosiasi yang bagus."

Anda memang berhasil mendekatinya, bro, tapi lihat sekeliling Anda ada berapa ratus pria lainnya yang mencapai level yang sama dengan melakukan taktik serupa. Jadi jangan harap apa yang sudah Anda lakukan itu bisa dianggap spesial atau membuatnya tergoda untuk memilih Anda dibandingkan segudang pria lainnya!

Anda mungkin komplain, "Ah, tapi kalo emang dia ngga tertarik ama gue, kenapa dia ngga nolak ajakan atau hadiah atau traktiran gue?"

Inilah yang muncul dalam logika wanita ketika Anda terus saja menyiraminya dengan berbagai perhatian, termasuk akses finansial:

"Dia nawarin, ya goblok aja kalo ngga diambil. Kalopun dia ngga nawarin duluan, dia selalu ngasih juga kalo gue minta. Teman baik kayak gitu ngga bakalan gue tinggalin, kecuali dia mulai minta yang macem-macem."

Saya bisa mendengar sebagian kecil pria yang berseloroh, "Ah, wanita target gue tuh anak baek-baek, ngga begitu pola pikirnya. So jauh lebih baik terus jadi supplier dan nunggu aja. Gue percaya komitmen dan kesetiaan akan membuahkan hasil."

Dude, seriously…

… open your eyes!

Atau Anda akan mati di usia muda karena stress dan gagal ginjal!

Sekarang Anda harus belajar mengerti dan menerima fakta bahwa wanita-wanita itu suka bergaul dengan Anda dan menikmati pemberian Anda sama sekali tidak berarti dia tertarik untuk menjadi kekasih Anda.

Saya akan jelaskan lebih lanjut. Tadi saya sempat menyebut tentang kebutuhan eksternal, yaitu hal-hal mengacu pada pemuasan materi fisik. Sekalipun dalam romance terdapat faktor interaksi fisik (sentuhan dan seks), namun bagi wanita hal tersebut tidak tergolong ke dalam materi fisik; bagi mereka hal-hal romance, cinta dan seks masuk ke dalam kebutuhan internal, yakni materi yang berkenaan dengan kepuasan emosi dan jiwa.

Sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa untuk dapat mengalami orgasme yang penuh, seorang wanita harus berani untuk melepaskan kendali atas dirinya, mempercayakan diri sepenuhnya pada si pria dan merelakan dirinya terlihat lemah dan memalukan ketika sang pria membawanya pada titik klimaks yang meledak-ledak.

Itu sebabnya wanita-wanita selalu mencari pria yang memiliki jiwa kepemimpinan dan dominan agar mereka dapat dengan tenang menyerahkan diri mereka dan tenggelam menikmati misteri petualangan romance yang diberikan oleh pria tersebut.

Apakah itu sesuatu yang bisa diberikan oleh pria supplier baik hati yang rajin mentraktir?

Sama sekali tidak.

Kecuali dia memang super tajir, jarang sekali pria supplier memiliki komponen kepemimpinan, dominan, dan petualangan yang memadai.

Yang ada justru pria supplier adalah kumpulan pria baik-baik yang serba membosankan lemah dalam hidupnya dan begitu tidak percaya diri sehingga harus menyogok wanita demi mau bermain dengan mereka.

Wanita yang berkualitas tidak akan tertarik secara romansa dengan pria supplier karena sifat tersebut bukan hal yang menggambarkan imajinasi petualangan cinta yang mendebarkan.

Apakah sekarang Anda mengerti mengapa mereka menerima setiap kali Anda mengajaknya bersenang-senang, tapi ketika mereka ingin bersenang-senang, mereka jarang mengajak Anda dan memilih untuk melakukannya dengan pria-pria lain, bahkan jadian dengan pria yang justru tidak sebaik diri Anda?

Karena Anda tidak merasa  memiliki kualitas cukup menarik yang diinginkan oleh wanita tanpa embel-embel dan imbalan fasilitas.

Karena mentraktir dan memberi hadiah sekeren apapun tidak akan bisa menutupi keminderan Anda akan diri sendiri.

Karena wanita tidak pernah tertarik pada pecundang yang bersedia mengobral kompensasi sebanyak mungkin demi kehadiran seorang wanita untuk melengkapi hidupnya.

Saya harap saat ini saya sudah menyakiti diri Anda cukup parah hingga Anda merasa muak dengan keadaan selama ini dan ingin mengubah pola hidup Anda sekarang juga.

Sekali lagi, setiap kali Anda bersedia mengeluarkan begitu banyak investasi secara finansial ketika mendekati wanita, Anda tidak akan mendapatkan apa-apa selain, "Hey, elo teman gue paling baik dan paling kenal gue, dan kita akan selalu menjadi teman sejati selamanya."

Kalau ternyata Anda berhasil memancing wanita untuk jadian lewat strategi pria supplier, maka umur kalian hanya sejauh (a) seberapa lama sebelum seluruh resource Anda terkuras habis, (b) seberapa lama sampai akhirnya Anda muak karena si wanita tidak benar-benar menginginkan Anda, (c) seberapa lama sebelum wanita Anda menemukan pria lain yang lebih supplier daripada Anda, atau kombinasi ketiganya.

Sobat, menjadi pria supplier yang rajin mentraktir target (baca: memberi kompensasi dan sogokan) bukan strategi yang cerdas, baik dalam usaha pendekatan maupun setelah dalam hubungan.

Dalam setiap workshop Hitman System, saya selalu menekankan peserta untuk bertemu dan menjalani hubungan dengan wanita sebanyak mungkin. Anda bisa bayangkan betapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk aktifitas itu jika mereka masih memakai paradigma pria supplier.

Itu sebabnya kami mengajarkan pada mereka bagaimana caranya menciptakan karakter yang kuat semenjak awal interaksi bahwa Anda tidak bisa dianggap sebagai pria desperate yang bersedia mengeluarkan uang demi mendekati wanita, bahkan mampu menolak ketika sang wanita meminta tanpa membuatnya merasa keberatan atau membatalkan acara.

Saya tidak bisa membagikan tehniknya dalam artikel ini, sekalipun Anda bisa menerka-nerka sendiri sejumlah strateginya jika membaca artikel dan Q&A yang tersedia di website www.hitmansystem.com .

Jika Anda selama ini selalu jadi bulan-bulanan nasib, kewalahan harus ngebayarin wanita tanpa pernah melihat hasil yang Anda inginkan, lebih baik Anda menabung semua pengeluaran tersebut untuk mengikuti Hitman System Exclusive Workshop di bulan yang bersangkutan.

Investasi yang Anda berikan untuk mengembangkan diri Anda tersebut akan membuahkan nilai yang berlipat ganda dibandingkan jika Anda pakai untuk menyumbang pulsa, mentraktir J.Co, atau membelikan kalung-gelang dan boneka pada wanita yang Anda incar.

Lalu kelanjutan pengalaman saya di awal artikel ini, apa yang saya jawab pada wanita yang meminta saya mentraktirnya nonton di Plaza Semanggi?

Saya tidak menjawab apa-apa.

Ketika langkah kami tiba di depan loket 21, saya langsung menyebutkan film yang ingin ditonton berikut dua posisi tempat duduk, lalu berbalik menatap mata sang wanita dengan santai.

Tiga detik kemudian terdengar suara, "Terima kasih,  selamat menonton," dari penjaga ticketbox.

"Good girl," jawab saya sambil menepuk kepala wanita target tersebut, berjalan ke arah pintu studio, meninggalkannya yang sibuk membereskan uang kembalian dan memasukkan dompet ke dalam tas lengannya.

Film dimulai.
Artikel selesai.

Sahabat Anda,
Lex

ps. Ini adalah bagian kedua, pastikan Anda sudah membaca artikel awal di sini.



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Membedah Rasa Sakit Seorang Jomblo (bagian II)

image
Kali ini saya akan membagikan salah satu penyebab mengapa Anda terus menjomblo. Mengapa Anda terus terpuruk dalam kegagalan dan tidak pernah mengecap indahnya dunia romansa. Salah satu alasan mengapa kisah cinta Anda selalu diakhiri dengan patah hati dan pilu. Dan tragisnya, tidak ada yang pernah menyadari hal ini sama sekali.

Tapi sebelum saya membeberkan semuanya, pastikan Anda sudah membaca bagian pertama yang ditulis oleh Lex beberapa waktu yang lalu.

Sudah?

Oke, saya akan mulai dengan mengajak Anda mengingat semua pengalaman Anda selama ini, yang selalu gagal dalam urusan romansa. Penolakan demi penolakan Anda alami, dan meskipun ternyata Anda cukup beruntung hingga akhirnya berhasil mendapatkan pacar beberapa kali, namun semua berakhir singkat dengan cara yang tragis dan menyedihkan.

Patah hati, sakit hati, pilu, pedih, perih, sedih, miris, kesepian, merasa tidak diinginkan, merasa menjadi korban kejamnya dunia dan semua emosi negatif lainnya menjadi bagian dari realita Anda. Ditambah dengan penyakit ngarep, romantic junkie, approval junkie dan penyakit-penyakit romansa kronis lainnya, Anda menjadi sosok yang sangat melankolis dan penuh kepahitan.

Anda tenggelam dalam lagu-lagu cengeng dan mellow, film-film lokal dan Asia yang penuh dengan air mata dan momen-momen nan ngarep menjadi konsumsi sehari-hari Anda. Semuanya itu seolah-oleh semakin mengkonfirmasi apa yang Anda rasakan selama ini, "Tuh kan bener, dunia ini gak adil."

Dan Anda menarik diri dari lingkungan sosial Anda. Dari keluarga, kuliah, atau kantor. Anda menjadi seorang penyendiri, dan Anda memberikan alasan yang kuat pada diri Anda sendiri untuk menjadi seperti itu, "This is what I am! I'm a loner. No body understands what I feel."

Atau apabila Anda memiliki banyak teman yang senasib sepenanggungan, yang Anda lakukan adalah menghabiskan waktu untuk mengeluh, meraung dan meratapi nasib romansa Anda yang rasanya makin lama makin kelam.

Anda membiarkan diri Anda tenggelam dalam lautan emosi yang begitu kelam dan menyedihkan.

Saya mengerti rasanya, karena saya juga pernah berada di situ dan mengalami hal yang sama. Bukan hanya saya, tapi Jet, dan Lex pun berasal dari tempat yang sama. We know how it feels. We feel you, bro.

Tidak ada yang menyalahkan Anda kalau Anda sedih dan sakit hati. Anda berhak untuk merasakan semua hal itu. Apabila sesuatu yang menyakitkan terjadi pada diri seseorang, tentu respon yang normal adalah merasakan rasa sakit.

Tapi masalahnya, apabila Anda terus larut dan terpuruk dalam keadaan itu, dan membiarkan diri Anda terus merasakan emosi-emosi tersebut, tanpa Anda sadari Anda membuat diri Anda kecanduan.

Saya bisa mendengar Anda bertanya, "Hah? Kecanduan? Kecanduan apa?"

Kecanduan rasa sakit.

Rasa sakit, pedih, sedih, miris, pilu, senang, bahagia, berbunga-bunga, marah, kesal, jatuh cinta dan sebagainya yang Anda rasakan, itu semuanya adalah emosi. Emosi adalah proses fisiologi yang terjadi di dalam tubuh yang timbul ketika Anda mendapat stimulasi-stimulasi tertentu. Dan emosi memiliki pengaruh yang sangat kuat pada tubuh dan otak Anda. Begitu kuat sehingga apabila Anda membiarkan diri Anda larut dalam emosi, Anda akan kehilangan akal sehat Anda.

Semakin sering Anda merasakan gejolak emosi yang sama, maka makin mudah bagi Anda untuk memicu emosi tersebut. Semakin sering Anda mengakses emosi yang sama terus menerus, maka itu akan menjadi sebuah kebiasaan. Dan tanpa Anda sadari Anda sudah kecanduan.

Ketika Anda merasakan rasa sakit hati, sedih, dan pilu terus menerus, maka Anda telah membiasakan diri Anda untuk merasakan hal-hal tersebut. Semakin sering Anda merasakan pedih, miris dan kesepian, maka akan semakin mudah bagi Anda untuk memicu emosi tersebut. Tidak perlu seorang wanita datang dan menolak Anda, Anda cukup melihat sosok wanita yang mirip dengan si dia saja dan Anda akan langsung merasakan semua rasa sakit hati Anda. Lagi dan lagi.

Tapi saya yakin Anda ingin protes kepada saya saat ini, "Gue gak kecanduan rasa sakit kok! Justru gue gak pengen sakit hati lagi!"

Ya, logika Anda memang berpikir seperti itu, karena akal sehat Anda tahu bahwa rasa sakit hati itu adalah sesuatu yang negatif dan merusak. Namun apa yang Anda pikirkan dan apa yang Anda rasakan tidak selalu sejalan, saya rasa Anda juga mengerti, kan?

Anda pasti mengenal seseorang yang terkenal sebagai seorang pemarah berat. Sebenarnya pemarah bukanlah sifat ataupun karakter bawaan, tapi hanyalah sebuah kebiasaan. Dengan kata lain, si pemarah kecanduan rasa marahnya sendiri. Dia mungkin menyadari kalau kebiasaannya marah-marah itu adalah sebuah kebiasaan buruk. Tapi, baik disadari maupun tidak, seorang pemarah merasakan suatu kenikmatan tersendiri setiap kali dia mengerahkan amarahnya secara lepas.

Hal yang sama dapat terjadi pada semua orang dengan jenis kasus yang berbeda. Ganti saja kata 'amarah' dengan kata lainnya. Seorang yang kecanduan 'cinta', misalnya, sangat menikmati perasaan 'sedang jatuh cinta'. Rasa berbunga-bunga dan getar-getar yang dia rasakan ketika bertemu dengan lawan jenis baru yang menarik hatinya, sehingga membuat dia sering bergonta-ganti pasangan. Dia jatuh cinta pada perasaan jatuh cinta itu sendiri. Kecanduan.

Hal yang sama terjadi pada Anda.

Kalau Anda tidak kecanduan rasa sakit, lalu mengapa Anda sangat menikmati rasa pilu yang meresap ketika Anda mendengarkan lagu D'Masiv, Cinta Ini Membunuhku, berulang-ulang kali?

Kalau Anda tidak kecanduan rasa sakit, lalu mengapa Anda sangat menikmati rasa miris yang menyayat hati ketika Anda menonton drama percintaan, di mana sang pria menunggu semalaman dibawah hujan deras dan membawa kue kesukaan sang wanita hanya untuk melihat sang wanita berpelukan mesra dengan pria lain?
Kalau Anda tidak kecanduan rasa sakit, lalu mengapa Anda sangat menikmati rasa kesepian yang melanda setiap malam, ketika Anda mengingat-ingat semua detil kejadian yang menyakitkan saat si dia sepertinya memberi harapan lalu akhirnya menolak dan menjauhi Anda?

Anda sudah kecanduan.

Tapi Anda tidak menyadarinya, dan ini yang membuat keadaan Anda semakin parah..

Bagi Anda yang baru mendengar tentang semua ini sekarang, mungkin hal ini kedengarannya absurd. tapi kecanduan emosi tertentu adalah realita yang terjadi pada setiap orang. Setiap orang memiliki kecanduannya sendiri.

Semakin cepat Anda menerima dan mengakui keadaan Anda, semakin cepat Anda dapat mengambil tindakan untuk memperbaikinya. Karena hal ini akan sangat merusak hidup Anda apabila Anda tidak menyadarinya dan melakukan sesuatu.
Rasa kecanduan itu akan mensabotase setiap hubungan Anda dengan orang lain, apalagi dengan wanita dalam dunia romansa. Karena apapun respon si wanita terhadap Anda, Anda akan selalu mencari rasa sakit tersebut.

Apabila si wanita memberi respon positif dan semuanya tampak berjalan lancar, Anda akan bertanya-tanya dalam hati Anda, "Kok bisa selancar ini? This is too good to be true. Gak mungkin dia suka sama gue semudah ini." Anda merasa diri Anda tidak layak untuk mendapatkan hubungan yang lancar dan indah dengan wanita. Dan Anda mulai mencari bukti-buktinya.

Ketika si dia tidak membalas sms Anda, atau menolak ajakan Anda, pergi hang out dengan pria lain, dan segala macam tindakan kecil lainnya, Anda akan menganggap ini sebagai konfirmasi dari perasaan negatif Anda. "Tuh kan, memang dia gak suka sama gue. Ah gue emang loser. Gak mungkin lah dia suka sama gue. Kenapa gue selalu mengalami hal seperti ini sih?"

Anda terjebak dalam rasa ngarep dan self-pity. Kalau sudah begini, hasilnya akan sesuai dengan prediksi Anda. Si dia menolak dan menjauhi Anda. Jelas saja, siapa sih yang ingin bersama dengan orang yang selalu mengasihani diri sendiri dan menyedihkan seperti itu?

Saya tahu penyakit ini tidak mudah untuk diatasi. Sama seperti orang yang kecanduan rokok, alkohol atau obat-obatan, sangat susah untuk menghentikan kebiasaan yang Anda nikmati. Tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Pertama, Anda harus mengambil keputusan untuk mengatasi kecanduan Anda. Berjanjilah pada diri Anda sendiri.

Kedua, Anda harus menghindar jauh-jauh dari semua sumber kecanduan Anda. Lagu-lagu cengeng, film-film percintaan, dan pikiran-pikiran negatif yang kerap kali menganggu Anda.

Ketiga, Anda harus merubah kebiasaan Anda yang selalu mellow itu. Pergilah bersenang-senang dengan teman-teman Anda, dan lupakan semua memori buruk yang pernah Anda alami. Jangan pernah Anda ingat-ingat lagi. Dan tentu saja, praktekkan dan install semua paradigma dan pola pikir yang sudah Anda pelajari lewat Hitman System.

Perlahan namun pasti, apabila Anda terus melakukan ketiga hal itu, saya jamin Anda pasti akan merasakan perubahan yang signifikan. Hidup Anda akan terasa lebih cerah dan berhubungan dengan wanita tidak lagi menjadi sebuah hal yang menimbulkan rasa sakit dan pilu.

Hentikan kecanduan Anda sekarang juga!


Sahabat Anda,
Kei Savourie



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Jangan Dibaca Jika Ingin Terus Jomblo

image
Tidak ada keraguan sama sekali Anda pasti ingin bisa mendengar, melihat dan mempelajari segala sesuatu yang perlu Anda ketahui untuk meningkatkan kualitas kehidupan Anda sehingga dapat menarik wanita impian Anda.

Mungkin itulah yang membuat Anda selama ini selalu tidak sabar menunggu update berikutnya dari Hitman System, baik berupa artikel atau sesi tanya-jawab.

Apalagi setiap kali kami menerbitkan report tentang workshop yang baru saja berlangsung di bulan bersangkutan, Anda selalu membacanya dengan rasa penasaran, jantung berdebar-debar membayangkan hal-hal apa saja yang dialami oleh para peserta, bercampur dengan perasaan iri karena merasa tidak mampu meraih kesempatan berharga tersebut.

Misalnya seperti testimonial seorang alumni bernama Kis berikut ini: "Halo guys, ini Kis. Gue nyaman banget sekarang hidup sebagai Glossy Guys yang sehari-harinya nemuin hal-hal baru. Gue juga udah buktiin ke ortu gue banyak perkembangan positif dari anaknya. Setelah HSEW, gue ga tinggal diem and ngehit doang. Gue malah bikin riset psikologi mandiri and mendalami arti Glossy sesungguhnya, such as: Glossy isn't about being cocky guy, but about being a high-quality fun guy."

Anda pasti ingin merasakan pengalaman seperti Kis yang bukan cuma mengalami terobosan, tapi juga mampu mengeksplorasinya lebih dalam lagi, bukan?

Sembari kamu membaca paragraf ini, pikiran Anda kemungkinan besar sudah melesat jauh di depan, mereka-reka hal apa yang sebenarnya ingin saya sampaikan. Jadi daripada tidak konsen karena Anda melakukan hal itu, lebih baik saya langsung menghajarnya sekarang saja:

Hitman System Mega Seminar 2007

Waktu : 8 September 2007 (UPDATED!)
Lokasi : Jakarta Pusat
Investasi : Rp. 450,000 / orang


Nah, sekarang Anda tidak perlu terburu-buru lagi kan? Akan ada saatnya untuk bertindak cepat seperti itu, tapi belum sekarang, bro. Pria Glossy selalu bersikap santai mengikuti jalan cerita yang disediakan. Jadi untuk sekarang saya ingin Anda duduk dengan rileks, nyaman, dan mengumpulkan konsentrasi Anda dua puluh detik ke depan untuk membaca cerita berikut ini:

"Bisa dibilang gue adalah orang yang ngga sadar kalo gue itu kadang glossy dan kadang lossy.  Gue belum pernah ngejar wanita karena gue terlalu takut sama mereka. Gue nganggep wanita adalah emas. Gue selalu disukain duluan, dan setelah itu breakup akibat ke-lossy-an gue. Sampai suatu saat gue terlena akan perasaan dan akhirnya itu mengirimkan gue ke jurang yang terdalam akibat gue kehilangan semuanya.
 
Ketika ngikutin Hitman System, gue menemukan kembali kepribadian gue yang terhilang. Yup, itu dia, cukup satu kata: kepribadian. Meskipun telah mengeras seperti batu karang karena tempaan masyarakat selama bertahun-tahun, tetapi kalo ada kemauan, pasti akan terjadi perubahan yang diinginkan. Dalam setiap sesi, paradigma dan jalan berpikir gue bener-bener dirombak oleh Jet, Kei, dan Lex. Sekarang ngerasa jadi pria yang dilengkapi dan benar-benar fit! 
 
Buat gue, Hitman System itu bukan obat, melainkan VITAMIN! Kenapa? Karena vitamin bekerja untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan. Dibanding obat yang menyembuhkan suatu penyakit. Kita minum vitamin agar tubuh semakin sehat dan tidak terkena penyakit lagi. What an amazing vitamin!!!"

Seberapa besar Anda bisa tenggelam dan hanyut dalam perasaan sang penulis paragraf di atas?

Bagaimana cara Anda membacanya, apakah terhenti-henti karena Anda sering diganggu oleh emosi yang menggulung menekan di dalam dada Anda?

Atau kehilangan konsentrasi karena kepala Anda sibuk menerka-nerka sejumlah bayangan kejadian yang dialami oleh sang penulis?

Atau malah sangat lancar seolah-olah mata Anda haus untuk mereguk setiap kata secepat mungkin untuk memuaskan rasa dahaga keingintahuan Anda?

Jangankan Anda, saya yang hanya copy-paste baris di atas saja sampai merasa bergejolak dan energetik. Saya yakin Anda juga pasti mengalaminya ketika sang penulis, alumni yang bernama N, mengakhiri tulisannya dengan kata 'vitamin' yang membuat tubuh serasa lebih bergairah!

Benar-benar sensasional, apalagi jika Anda berhenti dan membayangkan kejadian lainnya yang dialami oleh Kis berikut ini:

"Perubahan yang gue alamin bisa gue rasain malem ini juga! Dari tadi di mobil, kuping bokap gue ampe sakit berulang kali denger kata 'GLOSSY' dari mulut gue dan Gate, hahaha! Gue gak sabar untuk liat muka gue yang udah sangat berbeda besok di cermin. Thanks banget buat Jet yang seolah-olah punya sayap, Lex yang linguistically smart, Kei yang motivate anything, lalu Yuki The Last Samurai beserta kru cewe laennya."

Tenangkan diri Anda, bro. Kamu bisa bernafas lega sekarang karena saya tidak akan lagi membawa Anda membayangkan hal-hal ajaib yang membuatmu gigit jari seperti itu.

Coba keringkan dulu telapak tangan Anda yang lembab basah itu, perbaiki posisi duduk Anda agar lebih nyaman, bahkan kalau bisa menyandar saja pada penopang kursi Anda karena apa yang akan Anda baca akan menentukan kesuksesan romantika Anda dalam satu, dua, tiga, lima, bahkan sepuluh tahun ke depan.

STOP! Jangan membayangkan yang bukan-bukan, perhatikan saja bagaimana kebutuhan dan kehausan romantika Anda yang terpendam selama ini mendadak tergugah dengan harapan baru ketika mendengar kata Hitman System Mega Seminar!

Yes, this is it, brothers. Kendalikan diri Anda agar tidak terlalu bersemangat sampai lupa menarik nafas, saya tidak ingin Anda pingsan sebelum mendapatkan info selengkapnya.

Setelah setiap bulan Anda bolak-balik mengecek sisa rekening tabungan Anda, mengelus-elus dada, dan menggigit jari karena lagi-lagi harus melewatkan momentum workshop, akhirnya kesempatan yang Anda tunggu-tunggu itu datang juga. 

Anda tidak perlu lagi membayangkan apa yang dialami oleh para alumni, seperti yang Anda lakukan selama ini ketika membaca reports dan testimonials dari mereka. 

Anda bisa MENGAMBIL KEPUTUSAN dan MERASAKANNYA SENDIRI dengan mengikuti Hitman System Mega Seminar yang tidak lain adalah program workshop yang dipadatkan dalam bentuk classroom learning sehingga Anda dapat mempelajari semuanya secara efisien dalam waktu satu hari saja.

Anda tidak perlu khawatir kehilangan materi-materi penting karena apa yang dibagikan dalam HSMS sama persis seperti apa yang sudah dan akan diterima oleh peserta program HSEW, termasuk produk-produk bonusnya.

Selebihnya Anda bisa melihat agenda materi seperti yang ditampilkan pada halaman HSEW. Membaca itu semua, mustahil Anda tidak merasa gatal dan keranjingan jika mengetahui investasi yang perlu Anda keluarkan hanya serendah Rp. 450,000 saja.

Anda bisa mendapatkan harga yang lebih rendah lagi, yaitu Rp. 390,000 jika mendaftar sebelum 25 Agustus 2007.

Namun, seolah-olah penawaran angka tersebut belum membuat Anda cukup panas untuk mengirimkan aplikasi sekarang juga, saya, Kei, dan Jet masih menyediakan dua buah paket lainnya: jika mendaftar berdua hanya perlu membayar 780ribu, atau 870ribu untuk pendaftaran sekaligus tiga orang.

Terlalu menggelikan untuk dilewati begitu saja, bukan?

Saya akan ulangi sekali lagi, seandainya Anda tidak terlalu memahami kesempatan ajaib ini.

Hitman System Mega Seminar 2007

Waktu : 8 September 2007 (UPDATED!)
Lokasi : Jakarta Pusat
Investasi :    
Single - Rp. 450,000 / orang
Early Bird (sebelum 25 Agustus 2007) - Rp. 390,000 / orang
Combo Duo - Rp. 390,000 / orang
Combo Trio - Rp. 290,000 / orang


Masih ingat di awal tadi saya meminta Anda untuk tidak bertindak terburu-buru?

Well, justru sekarang saatnya untuk mengambil TINDAKAN CEPAT!

Lepaskan apapun yang menahan diri Anda dari melakukan aksi nyata karena SEPULUH PENDAFTAR PERTAMA akan mendapatkan BONUS GRATIS Hitman System Exclusive Audio - All About Ngarep yang sampai detik ini masih kami simpan-simpan sebagai produk premium yang akan membuka mata Anda lebih lebar lagi akan sumber penyakit Anda selama bertahun-tahun.

Tunggu apa lagi, bro?

Berhentilah berpikir dan kirimkan aplikasi sebelum Anda kehabisan bonus tersebut.

Kami bisa membayangkan banyaknya email berisi kritik dan sumpah-serapah dari ahli-ahli bisnis di luar sana karena terlalu radikal bertindak di luar pakem ilmu marketing manapun, bahkan cenderung seenaknya saja menyabotase kesempatan kami untuk mendapatkan profit finansial sebesar-besarnya dari event fantastis ini.

Dalam sepak terjang Hitman System di tahun kedua ini, kami masih belum peduli dengan hal-hal seperti itu, walaupun saya tidak berani menjamin hal yang sama terulang di tahun 2008 nanti.

Saya, Kei, dan Jet bukanlah orang yang menutup mata dan telinga terhadap begitu banyak permintaan dari cowok-cowok lossy yang berminat untuk mengikuti pelatihan HSEW tapi terhambat dengan faktor biaya investasi yang terlalu tinggi atau waktu yang tidak memadai. Kami lebih tergerak pada sebuah semangat brotherhood yang akan terlahir dan semakin mengembang sebagai akibat dari acara-acara seperti workshop dan seminar.

Kami mendengar Anda, brothers.

Pertanyaannya adalah …

… apakah Anda memiliki panca indera dan hati yang cukup sensitif untuk mendengar jiwa Anda yang berteriak membutuhkan kesempatan seperti ini?


Kehadiran Hitman System Mega Seminar 2007 dengan biayanya yang sangat terjangkau jelas membuat Anda tidak memiliki alasan lagi untuk merasa tertinggal dan tidak mampu memperbaiki kehidupan Anda yang lossy.

Selain itu, bayangkan Anda memiliki lebih dari 40 sahabat-sahabat baru, yakni alumnus HSEW I - XV, yang siap membantu Anda nyaris di setiap penjuru Jakarta, bahkan hingga Bandung dan Australia. Salah satunya adalah Daud, peserta HSEW Bandung, yang menuliskan pengalamannya seperti di bawah ini:

"Adrenalin dipompa sebegitu dashyatnya sampai bisa ngebayangin gimana perasaan Leonidas waktu mau lawan Persia hanya dengan tigaratus orang. Gue benar-benar tertantang untuk maju dan mengembangkan diri!

Mempunyai kesempatan mendengarkan isi pikiran kalian para instruktur Hitman System adalah satu pengalaman yang paling mengesankan dalam hidup gue. Ada pepatah, kuburan adalah tanah paling 'mahal' sedunia. Kenapa ?

Karena di situ terkubur semua ide-ide dan pola pikir yang bahkan mungkin belum diungkapkan pada siapapun. Itulah kenapa gua bilang biaya workshop delapan ratus ribu yang gue ikutin ini masih terasa cukup murah. Pengalaman dan pola pikir para instruktur itu semuanya lebih dari harga delapan ratus ribu rupiah!"

Jadi ketika setiap sel-sel di dalam kepala Anda ribut saling bertarung dan berdebat apakah layak untuk mengikuti Hitman System Mega Seminar 2007 ini, pikirkan kembali apa yang disampaikan oleh Daud di atas.

Jika Anda selama ini selalu menunda karena terlalu menyenangi kejombloan Anda (walaupun hati Anda merasa sakit!), ini adalah saat yang tepat untuk menebus kesalahan tersebut.

Itu sebabnya saya menulis judul seperti itu. Sekarang setelah membaca seluruh artikel, sulit sekali kan rasanya untuk terus cuek saja dan tidak melakukan apa-apa?

Sampai jumpa.

Sahabatmu,
Lex dePraxis
 



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Jika Ada Keinginan, Maka Ada Jalan

image

Beberapa hari lagi, seorang sahabat saya akan berangkat melanjutkan studi di California, Amerika Serikat. Sudah mengenalnya selama bertahun-tahun, saya tahu persis bahwa itu adalah salah satu impiannya yang terbesar semenjak kecil. Saya menjadi saksi mata hidup yang menyaksikan sendiri seluruh usaha keras Phillip, khususnya selama dua tahun terakhir ini, dalam menciptakan cukup momentum untuk menggapai harapannya. Banyak sekali hambatan yang dia temui, mulai dari kesulitan referensi, persyaratan nilai, keadaan keluarga yang kurang suportif, ujian GMAT yang gagal beberapa kali, hingga biaya yang sama sekali tidak sedikit, namun Phillip terus berusaha semaksimal mungkin untuk impiannya tersebut.

Surat itu datang secara tiba-tiba. Sebuah amplop berwarna putih dengan corak biru yang bertatahkan tinta emas logo Cadbury di sisi kanan bawahnya. Samar-samar Ronald mengingat beberapa bulan sebelumnya pernah mengirim lebih dari sepuluh entry untuk sebuah lomba mengarang yang diadakan oleh perusahaan coklat favoritnya tersebut. Dia benar-benar menginginkan hadiah sepeda mountain bike BMX yang disediakan untuk pemenang. Saya kenal baik dengan orangtua Ronald yang pada saat itu rasanya tidak memiliki cukup kemapanan untuk membelikan anak mereka sepeda merek apapun. Baris terakhir dari surat itu menyatakan tanggal dan alamat yang harus Ronald datangi untuk menjemput hadiah utama.

Sekalipun berada di negara dunia ketiga, kecintaannya pada band Payable On Death tidak ingin dikalahkan para fans di negara-negara barat. Setiap album yang diusung oleh band hard rock asal San Diego itu telah menorehkan begitu banyak inspirasi pada diri Peter, sehingga dia merasa ingin terlibat dalam tim marketing POD. "Gue pengen nyumbang kreatifitas yang bisa mempersatukan para warriors di seluruh dunia!" ujarnya pada saya suatu saat. Tapi tentu saja, untuk seseorang yang berada di Indonesia, rasanya mustahil untuk idenya bisa dilirik, apalagi terpilih. Sahabat saya itu tidak gentar. Sekitar delapan bulan kemudian, saya menerima SMS darinya yang menanyakan ukuran kaos yang biasa saya gunakan. Satu minggu setelahnya, datang sebuah paket berisi lima buah t-shirt Payable On Death, majalah musik yang bertandatangankan Sonny, Marcos, Wuv, Traa, serta secarik kertas dengan tulisan Peter, "Gue menang juara pertama untuk kontes design official internasional POD fans t-shirt ."

Selain Phillip, Ronald, dan Peter di atas, saya memiliki puluhan kisah lainnya tentang orang-orang yang saya kenal secara pribadi yang berhasil mendapatkan apa yang mereka impikan. Saya juga memiliki setumpuk kisah pengalaman pribadi tentang hal-hal demikian. Dan dari seluruh cerita tersebut, saya selalu menemukan benang merah bahwa setiap orang selalu bisa memenuhi apa yang mereka butuhkan dan inginkan….

… jika mereka bersedia menggunakan setiap kesempatan yang ada.

Itu sebabnya saya seringkali merasa terganggu setiap kali melihat e-mail yang berisi pertanyaan-pertanyaan konyol ataupun mental gratisan yang mengeluhkan biaya program yang terlampau tinggi. Segala sesuatu yang Anda dapatkan dengan mudah, gratisan, dan cuma-cuma tidak akan pernah memberikan pengaruh ataupun kepuasan seperti yang Anda bayangkan sebelumnya. Baca ulang artikel Mendapatkan Wanita Tanpa Perlu Berusaha sekali lagi agar Anda lebih mengerti tulisan saya hari ini.

Saya juga merasa super gatal ketika membaca laporan orang yang langsung berhenti bereksperimen ketika menemui kegagalan di kali pertama, kedua, atau bahkan ketiga.  Jika Anda tidak berani menghabiskan cukup dana, daya dan detik untuk sesuatu yang Anda inginkan, maka itu berarti Anda tidak benar-benar menginginkannya.

Anda tidak perlu selalu menginvestasikan ketiga sumber daya tersebut. Jika Anda tidak memiliki cukup dana ataupun waktu, setidaknya berikan seluruh tenaga Anda dikonsentrasikan pada kesempatan yang ada.

Anda ingin menjadi sosok yang memiliki segudang pengetahuan? Habiskan cukup sumber daya Anda untuk membaca banyak buku. Anda ingin pintar bersosialisasi? Habiskan sumber daya Anda untuk berbicara dengan siapa saja yang Anda temui tanpa memandang bulu. Anda ingin sukses dalam karir? Habiskan cukup sumber daya Anda untuk bekerja lebih giat daripada orang-orang lain.

Anda tidak bisa berharap akan sebuah keajaiban jika satu-satunya yang Anda lakukan adalah berpangku tangan, menghela napas, dan berharap ada yang cukup kasihan hingga mau membantu Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Dunia tidak bekerja demikian, Sobat.

Jangankan mengeluh lembek seperti itu, bergaya positive thinking pun tidak akan mengubah apa-apa selain membuat Anda menjadi pakar dalam menyangkali realita dan menipu diri sendiri.

Saya percaya setiap orang memiliki jumlah kesempatan yang sama untuk mencapai keberhasilan. Anda dan saya berhak mendapatkan nyaris segala sesuatu yang kita inginkan, apabila kita bersedia membuka mata dan melakukan sedikit usaha untuk mendekatinya. Ibarat pepatah, "Tuhan akan menolong mereka yang menolong dirinya sendiri."

Sulit sekali bagi seseorang (termasuk Tuhan!) untuk melemparkan bantuan pada orang yang tidak serius dalam niatnya mengejar impian. Bertindak setengah-setengah bin pesimis tidak akan menghantarkan Anda kemana pun selain tempat yang gelap dan terisolasi. Di sana, Anda dihantui emosi geram karena merasa ditinggalkan, tidak dipedulikan, dan muak karena tidak pernah merasa cukup layak untuk mendapatkan sesuatu.

Lebih jauh lagi, menjadi pesimis bukan saja akan menghilangkan energi Anda untuk bertindak, tapi juga merampok sebagian kebahagiaan yang Anda dapatkan ketika ternyata tiba-tiba saja dewa-dewi keberuntungan berpihak pada Anda. Bukannya bersyukur dan menikmati keajaiban itu, Anda akan jadi mengernyit kesal, "Halah, cuman gini doang.. tau gitu ngga perlu susah-susah usaha kmaren."

Sekali lagi, semakin mudah Anda mendapatkan sesuatu dengan cuma-cuma, semakin kecil nilai kepuasan dari apa yang Anda impikan tersebut, karena tingkat kepuasan tersebut bergantung dari seberapa banyak Anda merasa sudah menginvestasikan diri untuk layak mendapatkannya.

Dengan pendek, semakin Anda membuka mata dan berusaha semaksimal mungkin di setiap kesempatan yang ada, semakin Anda akan merasa bahagia ketika akhirnya berhasil mencapai yang diinginkan. Itu juga yang kebetulan menjadi salah satu kunci sukses dalam petualangan ngehit dan romansa yang dibagikan dalam workshop dan seminar Hitman System.

Kesulitan dan hambatan tidak hadir dengan tujuan untuk menghapus impian Anda. Justru sebaliknya, mereka hadir untuk memastikan Anda meledak-ledak dengan lonjakan kebahagiaan, bersyukur bahwa Anda berani berusaha melakukan sesuatu dibandingkan kebanyakan orang lain yang biasa menangis dan mengeluh.

Ketika Anda melihat sesuatu dan merasa membutuhkannya, tidak peduli apapun yang berdiri menghalangi, dorong diri Anda untuk selalu mencoba segala sesuatu yang bisa dilakukan untuk menembus ataupun mengitari tembok penghalang tersebut.

Memang tidak ada jaminan Anda pasti mendapatkan yang diinginkan atau memenangkan pertandingan yang diikuti, tapi setiap inchi usaha yang Anda lakukan akan mendorong Anda sedikit lebih dekat lagi kepada harapan. Jika Anda tidak pernah berusaha, Anda tidak pernah tahu apakah harapan itu bisa diraih atau tidak. Kata seorang bijaksana bernama Wayne Gretzky, "You miss 100% of the shots you don't take."

Bahkan jika sejarah hidup Anda mencatat bahwa Anda tidak pernah beruntung sekalipun, tetap lakukan apa yang perlu Anda lakukan, jangan cuek membiarkan kesempatan berlalu begitu saja. Bacalah kisah tokoh-tokoh besar dunia. Mereka menjadi berhasil bukan karena mereka lebih beruntung daripada orang-orang lain, melainkan karena mereka gigih untuk tidak pernah melewatkan kesempatan sekecil apapun untuk menggenapi impian mereka.

Menurut saya, kemalasan dan kemasabodoan adalah pangkal kepunahan. Jika Anda pikir saat ini berat rasanya membayar harga untuk sebuah perubahan, pikirkan betapa mahalnya harga penyesalan yang harus Anda 'bayar' ketika nanti segala sesuatunya sudah sangat sangat terlambat.

Saya ingin menutup artikel kali ini dengan dua potong kisah pendek dari persona yang pantang menyerah dan berani melompat meraih kesempatan demi impian mereka. Saya yakin Anda pernah mendengarnya, namun luangkan sedikit waktu untuk membacanya lagi agar Anda dapat menerima energi sebelum kembali sibuk mengejar impian Anda sendiri.

Seorang pemahat berkebangsaan Italia, Agostino d'Antonio, bekerja keras mengolah sebongkah besar batu marmer. Dia ingin sekali menciptakan sebuah karya yang megah, namun akhirnya berhenti karena merasa terlampau sulit mengukir baru keras tersebut. Banyak pemahat lain mencoba untuk menciptakan karya megah mereka, tapi tidak satu pun berhasil melakukannya. Tiba giliran Michelangelo berhadapan dengan batu itu. Ketika mengetahui sudah banyak orang yang menyerah, dia justru melihat kesempatan untuk menjadi orang pertama yang berhasil memahat batu marmer sebesar itu. Sikapnya yang antusias menghantarkannya pada salah satu karya ukiran yang melegenda, Patung David.

Para ahli geografi di Spanyol menyimpulkan kemustahilan rencana Colombus untuk menemukan rute baru yang pendek ke Hindia Barat. Ratu Isabella dan Raja Ferdinand tidak mempedulikan laporan para ahli tersebut, tapi juga tidak mendukung ekspedisi Colombus karena berpikir bumi itu datar. Pria pelaut tersebut melihat kesempatan yang besar untuk mengubah sejarah dunia, bertualang menantang bahaya sampai akhirnya berhasil menciptakan rute impiannya, membuktikan bahwa kemustahilan hanyalah istilah lain untuk tantangan.

Bagaimana dengan Anda?

Apakah Anda sudah bersemangat menggunakan seluruh sumber daya yang Anda miliki demi memenuhi kebutuhan dan keinginan Anda?

Setelah membaca ini semua, bukankah mata Anda sudah terbuka lebih lebar sekarang untuk melihat kesempatan-kesempatan yang bisa Anda ikuti untuk merangkak lebih depat pada impian Anda tersebut?

Seberapa besar gairah Anda ketika akhirnya mengetahui bahwa sebenarnya ada banyak sekali jalan menuju Roma?

Saran saya, daripada berdoa meminta Roma yang datang mendekati Anda (yang tidak akan pernah terjadi!), jauh lebih baik jika Anda meminta energi dan kreatifitas untuk menemukan ribuan cara untuk menghampiri Roma.

Jika ada keinginan, maka ada jalan.


Sahabat Anda,
Lex dePraxis



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System

Articles & Guides | Questions & Answers | News & Reports


Kutukan Dukun Curhat

image

Saya yakin ada banyak di antara Anda yang sehari-harinya terkenal sebagai sang konselor sejati, tempat tumpahan lirih dari bidadari-bidadari yang sedang terluka.
Mungkin sudah tidak terhitung lagi berapa kali Anda mendengar teman-teman wanitamu curhat tentang pria mereka yang kurang ajar, tidak tahu diri.

Tentang prianya yang sudah berubah jauh dari ketika mereka jadian pertama kali.

Mereka bingung kenapa pria mereka tiba-tiba berlaku aneh, misalnya sering membatalkan janji atau tidak mau menjawab SMS.

Ada juga mereka yang baru tahu bahwa prianya memiliki sifat abusive, sehingga mereka sering menerima tekanan mental atau perlakuan fisik yang tidak menyenangkan.

Pokoknya seribu satu macam cerita yang membuat jiwa humanis dan heroik Anda bergetar ingin 'menyelamatkan' si wanita cantik...

... sambil diam-diam juga ngarep sama dia!

Tapi entah mengapa, tak peduli berapa banyak nasihat yang Anda beri, tentang kenapa pria itu seharusnya ditinggalkan, atau mengumpulkan bukti-bukti hubungan mereka tidak sehat, wanita itu tetap bersikeras untuk meneruskan hubungan dengannya.

Dia biasanya bilang, "Iya gue tau, tapi gue ngga bisa ninggalin dia. Gue tetep sayang dia. Gue cuman mau dia berubah sedikit aja di bidang itu.."

Atau kalaupun akhirnya mereka putus, dia akan melewatimu dan jadian dengan pria brengsek berikutnya yang kebetulan lewat di dekat kalian.

Guys, ini adalah fenomena ajaib yang hampir bisa ditemukan dalam lembaran hidup pria kesepian dan geng jomblo di seluruh dunia.

Saya dulu pernah mengalaminya. Nyaris semua sahabat saya yang masih jomblo saat ini juga kerap menjadi bulan-bulanan pengalaman seperti itu. Bahkan yang tidak jomblo pun pasti bakalan sering mengalaminya.

Tidak usah heran, karena sebagai pria, kita paling rentan terjangkit virus Messiah Complex atau Superhero Complex, yaitu ingin menjadi sang pahlawan yang ingin menyelamatkan dunia, atau dalam hal ini, seorang wanita dari genggaman prianya yang bajingan.

Biasanya si wanita mulai dengan sedikit cerita, sekedar trailer saja tentang apa yang dia alami dengan prianya. Lama-kelamaan, dia mulai membeberkan full story keluhan tentang hubungan mereka.

Mulai dari perlakuan yang tidak menyenangkan hingga yang sifat yang mentally abusive. Siapa yang tidak akan tersentuh mendengar semua cerita seperti itu?

Apalagi jika Anda tahu bahwa dirimu sama sekali tidak seperti itu tapi entah mengapa tetap jomblo...

Anda sering berteriak dalam benakmu, "Open your eyes, girl. I'm far better than him! Not like that lousy asshole, I know how to treat you right," sehingga Anda bersedia menjadi teman curhatnya selama berbulan-bulan.

Bahkan tidak jarang ada pria yang memiliki ambisi untuk menjadi sang Curhat Master, yakni si pria yang selalu bisa menjadi pundak tempat wanita-wanita menangis.

Anda berpikir, bukankah itu cara cerdas untuk mendapatkan wanita dengan mudah?

Anda berharap suatu saat, salah seorang, kalau bukan semua, wanita-wanita itu akan berbalik dari kebodohan mereka dan menyadari bahwa Andalah sang pria sejati yang mereka butuhkan dalam hidup.

Guys, listen to this:

It's NOT going to work!

Saya ingin Anda menelusuri kembali ke tahun-tahun awal Anda menjalani kehidupan sebagai Curhat Master.

Sekilas memang terlihat keren. Tapi coba, dengan jujur, Anda jawab pertanyaan ini: berapa banyak dari wanita-wanita itu yang akhirnya bisa melanjutkan berhubungan denganmu, persis seperti yang Anda harapkan?

Jika Anda masih baru menggeluti dunia Curhat Master, silakan tanyakan pada pria-pria yang sudah sangat veteran. Mereka pasti akan memberikan persentase yang sangat-sangat kecil...

... kalau bukan NOL BESAR.

Karena wanita tidak bekerja dengan logika yang sama seperti yang Anda harapkan, Anda tidak bisa mengharapkan diberikan kesempatan untuk sebuah romance bila memulainya dengan menjadi Curhat Master.

Ketika Anda menempatkan diri sebagai Curhat Master, wanita tidak akan melihatmu sebagai pria yang menarik untuk sebuah hubungan romance.

Melainkan mereka akan melihatmu sebagai salah satu komponen Support Circle.

Apa itu? Nanti akan saya jelaskan. Sekarang saya ingin Anda melihat sebuah pengalaman seorang sahabat saya.

Kalau ada banyak pria yang sedikit iri dengannya, itu karena Felix punya segalanya, mulai dari postur tubuh yang tinggi walaupun agak kurus, suara yang berat sexy, dan otak encer. He's really a great guy yang selalu bisa membuat orang tertawa dengan kumpulan cerita jokes baru setiap harinya.

Felix bersahabat (dan NGAREP!) dengan Renny, teman fakultasnya yang bukan saja menjadi salah satu kembang idola di kampus, tapi juga sudah punya pacar yang aktif dalam banyak kegiatan turnamen basket.

Topik yang paling sering mereka bicarakan adalah tentang bagaimana Renny merasa kualitas hubungan dengan pacarnya sangat menurun lantaran sang pria belakangan semakin jarang memberikan waktu untuknya.

Sang pacar juga tidak segan-segan untuk membatalkan janji demi keperluan tim basketnya. Jika Renny ngambek, pria itu langsung malah sengaja 'menghukumnya' dengan keluar hangout bersama teman-teman prianya pada malam minggu.

Belum lagi ditambah pria itu juga suka membentak bila keinginannya tidak dipenuhi. Renny sudah tahu tentang hal itu semenjak awal mereka jadian dua bulan sebelumnya, tapi berpikir dia bisa membantu mengubahnya perlahan-lahan seiring perjalanan. Sekarang dia mulai berpikir itu adalah sebuah kesalahan.

Felix tahu semua detil kisah tersebut karena Renny setiap hari memberikan update terbaru, baik sekedar curhat atau untuk meminta opini. Status Renny sebagai salah satu wanita populer tidak memungkinkan banyak pria bisa mendapat akses dekat dengannya, boro-boro menjadi sahabat intim, TTM hingga akhirnya pacaran.

Jika ada apa-apa, Felix pasti orang pertama yang ditemui oleh Renny. Felix tahu itu. Saya juga tahu. In fact, semua orang tahu itu.

Bisa dibilang Felix termasuk pria yang sangat beruntung.

Tapi benarkah begitu?

Terakhir kali saya mendengar kabar tentang Renny, dia sedang asyik dengan pria barunya yang anak mobil, pacar KE-3 setelah era sang pebasket itu.

Dimanakah Felix?

Dia masih menjadi sahabat baik Renny, karena pria anak mobil itu, seperti para pendahulunya, juga memiliki kecenderungan sifat yang sama. Renny terus membutuhkan saran-saran Felix, kebijaksanaan Felix, dukungan Felix, Felix ini, Felix itu.

Tapi hanya sampai situ saja.

Felix tidak pernah bisa sedikitpun melangkah keluar batasan seorang sahabat curhat.

Felix tidak pernah sedikitpun dianggap sebagai calon pacar yang potensial oleh Renny.

Felix pernah beberapa kali mencoba mengungkitnya sambil pura-pura bercanda, tapi Renny selalu menepis'permintaan' itu, "Ah biasa aja loe, mana mau sih ama wanita yang selalu berantakan kaya gue!" dengan bercanda juga.

Felix tidak pernah mengerti mengapa semua hal itu terjadi.

Saya sudah sering meminta Felix untuk berhenti jadi dukun curhat, membuang angan-angannya tentang Renny dan mulai mencari wanita baru dengan cara yang benar, tapi dia tidak mau melakukannya.

Ia jauh lebih suka tenggelam dalam candu ngarepnya

It's pitiful, but it's his choice.

Saya tidak bisa memaksa. Saya hanya bisa memberitahu, sama seperti yang saya sedang lakukan pada Anda lewat artikel kali ini.

Fellow brothers, ingat baik-baik:

Menjadi Curhat Master tidak akan banyak membantumu mendapatkan wanita yang Anda inginkan!

Itu sama seperti Anda berharap bisa jago Bahasa Inggris dengan rajin membaca entry Andas setiap hari.

Absurd.

Saya ingin kembali lagi tentang support circle.

Ketika masih kecil, kita pria selalu sibuk dengan berbagai aktifitas permainan, olahraga, dan komputer. Apa yang dilakukan oleh para wanita ketika kita sedang asyik kejar-kejaran bola atau perang-perangan di lapangan?

Mereka duduk dengan kalem di tempat teduh, berdiskusi tentang dunia yang terjadi di sekitar mereka.

Gosip, curhat, keluhan, apa saja.

Itulah ciri lifestyle wanita: komunal. Mereka selalu mengelilingi dan dikelilingi oleh lingkaran sahabat. Tipikal cara mereka bertahan hidup, yakni dengan memperlebar lingkaran komunitas mereka.

Kami menyebut hal itu sebagai Support Circle, karena di sana para wanita akan saling membantu satu sama lain memecahkan masalah-masalah besar yang tidak pernah dipusingkan oleh pria-pria pemain bola dsb.

Kadang kumpulan wanita demikian tidak lebih dari orang buta yang menuntun orang buta lainnya, tapi itu tidak jadi masalah karena mereka tidak mementingkan nilai salah atau benar, melainkan lebih pada rasa kebersamaan, dan yang terutama, group sympathy.

Nah, apa yang terjadi jika Anda mengambil peran sebagai Curhat Master kepada seorang wanita?

Dia akan otomatis mengenalimu sebagai penghuni baru dalam Support Circle!

Karena selama ini Support Circle selalu beranggotakan wanita, jadi ANDA juga akan DIPERLAKUKAN layaknya seorang teman WANITA.

Jangan heran bila dia tidak pernah bisa melihat Anda sebagai pria yang potensial untuk romance.

Anda bisa memiliki suasana yang sangat nyaman dan intim dengan wanita-wanita, mendengar cerita pribadi, bahkan melihat mereka menangis tersedu-sedu di pelukanmu...

... tapi itu semua karena di indera mereka Anda memiliki 'aroma' seperti temen wanitanya!

Bukan karena Anda spesial dibandingkan teman prianya yang lain, atau bahkan pacarnya yang bedebah itu.

Bukan karena dia, jauh di dalam hatinya, tertarik dengan semua kebaikan dan kedewasaanmu dalam mendengarkan curhatannya.

Juga bukan karena Anda satu-satunya orang yang bisa mengerti dia (sekalipun dia mengaku demikian!) dan mampu menyelamatkan dia dari bahaya.

Anda tidak sehebat itu, sobat.

Kalaupun dia membutuhkan seseorang untuk menyelamatkan dia dari hubungan yang berbahaya, maka dia pasti mencari seseorang yang berbau pria banget.

Curhat Master jelas tidak memiliki bau itu.

Jika Anda cukup berani untuk menyelidiki dengan seksama, Anda akan terkejut menemukan beberapa pria-pria lain YANG TIDAK PERNAH DIA CERITAKAN yang juga bermain sebagai Curhat Master juga persis sama sepertimu.

Catat ini: wanita-wanita yang memiliki pria bermasalah pasti memiliki SETIDAKNYA dua teman pria yang selalu menjadi tempat curhatnya.

Mereka biasanya adalah pria-pria yang tidak menyadari keberadaan pria lainnya, menganggap dirinya spesial karena bisa menjadi sahabat intim, lalu berani menginvestasikan banyak tenaga, perhatian, bahkan juga uang agar suatu saat bisa mendapatkan sang wanita menjadi miliknya.

Sekali lagi guys, it's NOT going to work.

Apa yang harus Anda lakukan bila bertemu, or bahkan ngarep, dengan wanita demikian?

Lupakan saja. Dia tidak layak untukmu.

Anda hanya menjadi seorang dokter yang akan terus menangani masalah itu-itu saja. Wanita itu akan mendengar nasihatmu, mengangguk-angguk seolah sudah mengerti dan mengerti, lalu PERGI DENGAN PRIA LAIN untuk beberapa lama sampai akhirnya dia kembali kepadamu dengan luka-luka yang persis sama.

Apapun yang Anda lakukan tidak akan bisa membuatya berpaling padamu. Jika Anda menjelaskan betapa brengsek dan kurang ajar prianya, si wanita akan flashback ke masa lalu dan mengingatkan betapa mereka dulu sangat romantis. Harapannya bahwa sang pria akan berubah malah semakin membesar.

Jika Anda memberikan nasihat bagaimana cara bersikap dan 'memberi pelajaran' kepada sang pria, tetap saja tidak berguna karena dia akan lupa dan clueless begitu berhadapan dengan sang pria.

Si wanita akan kembali kepadamu dengan perasaan gagal yang semakin besar, sehingga Anda jadi terjerat untuk terus meladeninya karena merasa bersalah tidak bisa memberikan solusi yang tepat sebelumnya.

Guys, wake up...

Anda bukannya sedang menginvestasi waktu dan tenaga, tapi malah sedang membuang-buangnya!

Tidak peduli terlihat betapa menjanjikannya posisi Curhat Master, itu tidak akan membawamu pada hubungan yang Anda impi-impikan. Kei biasa menyebutnya Pria Dispenser; wanita datang ketika membutuhkan, lalu pergi jauh hingga nanti merasa haus lagi.

Mendedikasikan hidupmu untuk menolong orang adalah hal yang mulia. Tapi jika Anda melakukan hal itu atas dasar NGAREP... hentikan, bung, tolong hentikan karena Anda akan sangat terluka pada ujungnya.

Satu-satunya yang bisa menyelamatkan wanita demikian adalah dirinya sendiri.

Jika Anda terus-menerus menyediakan dirimu sebagai sang penolong, sambil memendam ngarep, wanita itu tidak pernah bisa serius menyelesaikan masalahnya karena dia tahu, "Ah, ada si X kok yang pasti bakalan support gue bla bla bla..."

Anda harus bisa dengan berani mengurangi, kalau bukan menghapuskan, keterlibatanmu dalam Support Circle-nya. Bukan karena Anda tidak peduli dengannya, tapi karena Anda adalah pria dengan banyak kesibukan yang lebih penting daripada mengurusi urusan romance orang lain.

Anda sibuk bergaul dengan teman-teman yang asyik, memiliki agenda kegiatan yang menarik, mengisi harimu dengan petualangan yang tidak bisa dilakukan oleh orang yang terus-terusan bermasalah dengan pacarnya.

Jika Anda merasa menjadi Superhero dan Curhat Master adalah kegiatan yang menarik, Anda benar, TAPI itu kalau Anda tidak ngarep dengan sang wanita. Begitu Anda menunjukkan sikap ngarep, Anda sudah masuk ke dalam jerat yang melelahkan.

Ada banyak wanita lain yang lebih bermutu di luar sana, Anda hanya perlu tahu bagaimana menemukan dan membuka hubungan dengan mereka.

Ketika saat itu datang, pastikan Anda tidak memulainya sebagai Support Circle.

Masuklah sebagai pria sejati. A glossy guy.

Sahabatmu,
Lex dePraxis


ps. Kalau Anda merasa berhutang pencerahan berkat artikel ini, do us a favor: FORWARD ke teman-teman priamu yang lossy itu. Mereka sangat membutuhkannya. Pastikan Anda juga membaca artikel kenapa wanita selalu tertarik pada pria yang salah.



Dapatkan G R A T I S tehnik dan strategi Hitman System setiap minggunya langsung dalam inbox Anda!






The information provided on hitmansystem.com is intended for personal edutainment purposes only.
Copyright © 2006-2008 Hitman System
ARTIKEL DARI HS ,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar